10 Fakta Unik dan Menarik Porifera Hewan Air yang Berongga

Blogdope.com – Siapa sih di zaman sekarang yang tidak kenal atau setidaknya pernah mendengar Spongebob? Tokoh kartun ini terinspirasi oleh porifera dan merupakan karya seorang ahli biologi laut bernama Stephen Hillenburg.

Tokoh kartun Spongebob digambarkan berwujud kotak berwarna kuning dengan rongga-rongga, serta mengenakan celana berdasi. Tokoh kartun ini diciptakan sepenuhnya berdasar inspirasi dari sebuah organisme yang terdapat di laut, yang kita kenal dengan sebutan spons (sponges, filum Porifera).

Faktanya, Porifera (spons) sebenarnya bukanlah organisme yang bisa berpindah-pindah tempat sebagaimana digambarkan dalam film Spongebob.

Ciri khas yang membedakan Porifera dengan organisme laut yang lain adalah keberadaan rongga-rongga dalam tubuhnya.

Keberadaan rongga-rongga dalam tubuhnya tersebut menjadikan Porifera memperoleh sebutan hewan berongga.

Selain fakta tentang tubuh berongga pada Porifera, terdapat fakta-fakta lain yang tidak ditemukan pada organisme laut lainnya.

Inilah 10 fakta unik tentang Porifera (spons) hewan air yang berongga yang perlu Anda ketahui.

1. Porifera merupakan hewan multiseluler purba

Fakta Unik Tentang Porifera (Spons), Hewan Air yang Berongga

Fakta unik yang pertama dari Porifera adalah Porifera merupakan hewan multiseluler purba. Porifera termasuk dalam golongan multiseluler atau hewan yang memiliki banyak sel.

Nama Porifera berasal dari bahasa Latin, Porus yang berarti pori, dan Fer yang berarti membawa.

BACA JUGA :   Elang Hewan Monogami yang Berumur Panjang

Porifera termasuk hewan purba karena diperkirakan sudah ada di dunia dan hidup semenjak 1,6 miliar tahun yang lalu.

2. Porifera memiliki tubuh berpori serupa busa

Ciri khas lain yang terdapat pada Porifera selain tubuhnya yang berongga adalah sekujur tubuhnya memiliki pori-pori serupa dengan busa atau spons.

Bentuk tubuh Porifera menyerupai tabung atau jambangan (vas bunga) dengan benuk simetris radial.

Warna tubuh Porifera sangat bervariasi, sehingga ketika berada di kedalaman laut sangat indah untuk dilihat.

3. Porifera selalu hidup dan melekat pada substrat

Fakta unik berikutnya dari Porifera adalah tempat hidupnya. Porifera hidup den berkembang biak dengan baik di dasar laut, dimulai dari area sekitar pantai sampai ke laut lepas yang terkadang bisa mencapai kedalaman sampai dengan 5 kilometer dari permukaan air.

Porifera selalu hidup dan melekat pada substratnya. Inilah sebabnya Porifera tidak dapat berpindah tempat dengan bebas.

4. Porifera memiliki rongga sebagai saluran air

Porifera sebagai hewan air yang berongga di seluruh tubuhnya memiliki rongga-rongga yang disebut dengan spongosol.

Rongga-rongga pada tubuh Porifera berfungsi sebagai saluran air. Melalui rongga-rongga tersebut air akan mengalir dengan membawa bahan makanan.

Bahan makanan yang dibawa oleh air melalui rongga-rongga pada tubuh Porifera tersebut kemudian akan diserap ke dalam bagian tubuh Porifera yang lain yang dikenal dengan nama Koanosit.

5. Makanan Porifera berupa partikel organik dan bakteri

Bahan makanan utama dari Porifera adalah partikel organik berupa plankton yang banyak ditemukan di dasar laut dan juga bakteri.

BACA JUGA :   Berbentuk sederhana tapi mampu mengakhiri hidup manusia! Inilah 9 fakta unik tentang cacing pita.

Bahan-bahan makanan tersebut masuk ke dalam tubuh Porifera dalam rupa cair. Proses pencernaan makanan oleh Porifera berlangsung secara intraseluler di dalam bagian Koanosit dan amoebosit.

6. Ukuran tubuh Porifera sangat bervariasi

Tubuh Porifera memiliki ukuran yang sangat variatif atau bervariasi. Dari yang terkecil yang berukuran sebutir beras sampai dengan Porifera yang memiliki ukuran terbesar lebih dari dua meter.

7. Struktur tubuh Porifera terbagi menjadi dua lapis

Tubuh Porifera memiliki struktur yang terbagi menjadi dua lapis.

Lapisan pertama Porifera disebut dengan lapisan epidermis atau kulit ari. Lapisan epidermis terdiri dari sel-sel epitel pipih yang dikenal dengan nama Pinakosit.

Lapisan yang kedua dari Porifera disebut dengan lapisan endodermis. Lapisan endodermis terbentuk dari sel-sel berflagela dan berfungsi sebagai pencerna makanan.

8. Porifera Memiliki kerangka luar (eksoskeleton)

Hewan air yang memiliki rongga atau Porifera juga memiliki kerangka luar. Kerangka luar pada Porifera ini disebut dengan eksoskeleton.

Kerangka luar Porifera atau eksoskeleton tersusun atas kapur, silikat, atau bisa juga kerangka lunak.

BACA JUGA :   Inilah 8 Fakta Unik Seputar Amoeba yang Perlu Anda Ketahui

9. Porifera Mampu berkembangbiak dengan tunas

Perkembangbiakan Vegetatif dan Generatif pada Porifera (Spons)

Porifera hidup dan berkembang biak secara vegetatif. Dalam prosesnya, perkembangbiakan Porifera diawali dengan pembentukan tunas.

Tunas porifera bermula dari pembentukan kuncup pangkal kaki. Kuncup tunas tersebut akan terus membesar seiring waktu, sehingga akan terbentuk kuncu-kuncup baru.

Dari kuncup-kuncup tunas Porifera tersebut kemudian akan membentuk koloni-koloni Porifera yang baru.

10. Porifera dapat digunakan sebagai bahan kosmetik dan obat

Selain sebagai biota laut, beberapa jenis Porifera juga dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan kosmetik dan juga obat.

Jenis Porifera yang dapat digunakan sebagai bahan kosmetik dan juga obat pada manusia adalah Demospongiae.

Demospongiae merupakan jenis Porifera yang terbentuk dari silikon yang kemudian membentuk individu baru serta mengandung jaringan spongin.

Demikian artikel mengenai 10 Fakta Unik Porifera Hewan Air yang Berongga yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *