* Apa yang Dimaksud dengan Linking Verbs dalam Bahasa Inggris?

Apakah yang Dimaksud dengan Linking Verbs, Ordinary Verbs, dan Auxiliary Verbs?

Blogdope.com – Apakah yang Dimaksud dengan Linking Verbs, Ordinary Verbs, dan Auxiliary Verbs dalam bahasa Inggris? Kita tentu mengenal Verbs atau kata kerja bukan?

Verbs adalah serangkaian kata yang digunakan untuk menyatakan aktivitas, peristiwa, atau keadaan.

Pengertian Linking Verbs, Ordinary Verbs, dan Auxiliary Verbs

linking verbs bahasa inggris
Apa yang Dimaksud Linking Verbs, Ordinary Verbs, dan Auxiliary Verbs?

Artikel Terkait : Apa itu Causative Verbs? Bagaimana Rumus dan Contohnya yang Tepat?

Selain itu, Verbs atau kata kerja juga menunjukkan nama perbuatan yang dilakukan oleh subjek. Kemudian pada praktiknya, Verbs juga menunjukkan adanya perubahan.

Di dalam bahasa Inggris, Verbs dibagi menjadi tiga jenis yaitu Linking Verbs, Ordinary Verbs, dan Auxiliary Verbs.

1. Pengertian Linking Verbs

Linking Verbs adalah kata kerja yang memiliki fungsi utama sebagai penghubung antara subjek dan komplemen / pelengkap.

Adapun pelengkap dalam kalimat (complement) dapat berupa Noun, Phrase, Adverb, Numeral, dan lain-lain.

Terdapat 2 pembagian utama jenis kata kerja penghubung, yaitu Linking Verbs dan Linking Be.

a. Linking Verbs

Linking Verbs terdiri atas :

* Verb of Sensation. Misalnya: feel, look, smell, sound, taste).

* Verb of Act. Misalnya: appear, become, continue, grow, get, go, keep, prove, remain, seem, turn, stay).

Penggunaan Linking Verbs dalam kalimat umumnya hanya diikuti oleh Adjective (kata sifat) dan Adverb (kata keterangan).

Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan contoh kalimat dengan Linking Verbs di bawah ini.

Baca : Contoh Irregular Verbs dan Penggunaannya dalam Kalimat Bahasa Inggris yang Perlu Anda Ketahui

Contoh Penggunaan Linking Verbs dalam Kalimat

* The news sounds very impossible. (Berita itu kedengarannya sangat mustahil).

* We feel happy to hear the news. (Kami merasa bahagia mendengar berita itu).

* The lady looks angry. (Gadis itu terlihat marah).

* Iqbal appears clever and wise. (Iqbal kelihatannya pintar dan bijaksana).

* The story proved unreal. (Cerita tersebut terbukti tidak nyata).

b. Linking Be

Contoh kata kerja yang termasuk ke dalam jenis Linking Be diantaranya: be, to be, been, is, am, are, was, were.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan Linking Be sebagai berikut.

  • Jika diikuti dengan Noun (kata benda), maka be memiliki arti “adalah”
  • Sedangkan penggunaan Be yang diikuti dengan Adverb of Place (keterangan tempat), maka artinya “ada / berada”.
  • Bila be terletak setelah kata kerja (Verb), maka artinya “menjadi”.
Contoh Penggunaan Linking Be dalam Kalimat

Perhatikan contoh kalimat dengan Linking Be di bawah ini.

* I am a student. (Saya adalah seorang pelajar).

* Abdul wants to be a doctor. (Abdul ingin menjadi seorang dokter).

* The program has been broadcasted alive on RCTI. (Program ini telah disiarkan secara langsung di RCTI).

* Andy is being interviewed in room. (Andi sedang diwawancarai di ruangan).

* They are at home now. (Mereka sedang berada di rumah sekarang).

linking verb
Contoh Linking Verbs dalam Bahasa Inggris

Baca Juga : 8 Cara Cepat Belajar Grammar Bahasa Inggris. Guaranted!

2. Pengertian Ordinary Verbs

Ordinary Verbs adalah kata kerja yang menyatakan tindakan (action) yang bisa berdiri sendiri. Meskipun demikian memiliki arti yang tetap sehingga tidak memerlukan kata kerja lain.

Jenis Ordinary Verbs terbagi menjadi dua, yaitu: 1) Transitive Verbs, dan 2) Intransitive Verbs.

a. Transitive Verbs

Transitive Verbs adalah kat akerja yang membutuhkan objek setelahnya. Keberadaan objek ini berfungsi sebagai penyempurna arti dan maksud kalimat.

Perhatikan contoh di bawah ini.

* I am learning English. (Saya sedang belajar bahasa Inggris).

* Tonny drinks a glass of milk. (Tonny minum segelas susu).

* We watched the movie yesterday. (Kami menonton film itu tadi malam).

* My father gives me an apple. (Ayah memberikan saya sebuah apel).

* The cats eat their meal in the kitchen. (Kucing itu makan makanan mereka di dapur).

b. Intransitive Verbs

Intransitive Verbs adalah bentuk kata kerja yang tidak memerlukan objek kalimat. Umumnya, Intransitive Verbs memerlukan Adjectives, Nouns, dan Adverb untuk menyempurnak arti serta makna kalimat.

Perhatikan contoh Intransitive Verbs di bawah ini.

* The baby cried last night. (Bayi itu menangis tadi malam).

* She seems busy. (Dia kelihatan sibuk).

* He sits on the chair. (Dia duduk di atas bangku).

* The cats eat in the kitchen. (Kucing itu makan di dapur).

* Andy sleeps on the sofa. (Andi tidur di atas sofa).

3. Pengertian Auxiliary Verbs

Auxiliary Verbs adalah kata kerja bantu yang digunakan bersama kata kerja utama sehingga membentuk kalimat yang sempurna.

Dalam bahasa Inggris, Auxiliary Verbs terbagi ke dalam beberapa bentuk. Misalnya:

a. Be (am, is, are, was, were, be, being, been)

b. Do (do, does, did)

c. Have (have, has, had)

d. Modal (can, could, may, might, will, would, shall, should, must, ought to)

Contoh Penggunaan Auxiliary Verbs dalam Kalimat

Perhatikan contoh penggunaan Auxiliary Verbs dalam kalimat di bawah ini.

  • She is cleaning her house. (Dia sedang membersihkan rumahnya).
  • They weren’t here last night. (Mereka telah tidak disini tadi malam).
  • I have been studying English for an hour. (Saya sudah belajar bahasa Inggris selama satu jam).
  • Your cake is being eaten by her. (Kuemu telah dimakan olehnya).
  • The test will be starting at this time tomorrow. (Ujian akan sedang berlangsung besok).
  • They don’t come here everyday. (Mereka tidak datang kesini setiap hari).
  • Did you met him last week? (Apakah kamu bertemu dia kemarin?)
  • She didn’t brought her book yesterday. (Dia tidak membawa bukunya kemarin).
  • Do you remember me? (Apakah kamu masih ingat saya?)
  • Rina does speak English. (Rina tidak bicara bahasa Inggris).
  • Andi has studied in Jakarta since May. (Andi telah belajar di Jakarta sejak bulan Mei).
  • My father may have watched this movie. (Ayah saya mungkin telah menonton film ini).
  • He had done his duty. (Dia sudah mengerjakan tugasnya).
  • We had bought a ticket before we got the train yesterday. (Kami telah membeli tiket sebelum mendapatkan kereta api kemarin).
  • I have eaten rice twice. (Saya sudah makan nasi dua kali).
  • I can play football very well. (Saya bisa bermain sepakbola dengan sangat baik).
  • You must not be lazy. (Kamu tidak boleh malas).
  • May I go home now? (Boleh saya pulang sekarang?)
  • You will pass the exam if you study hard. (Kamu akan lulus ujian jika belajar sungguh-sungguh).
  • She look so tired, she should take a rest. (Dia terlihat sangat capek, dia sebaiknya beristirahat).
Baca Juga : 

Demikianlah penjelasan lengkap tentang Linking Verbs dalam Bahasa Inggris yang dapat admin sajikan pada kesempatan kali ini.

Semoga pembahasan pengertian Linking Verbs dan jenis-jenisnya dapat menambah luas pengetahuan dan wawasan Anda.

Pastikan Anda telah subscribe email ke blogdope.com untuk memperoleh informasi terbaru yang pastinya akan bermanfaat.

Terima kasih.

Leave a Reply