Bagaimana Cara Mendidik Anak di Era Digital?

Beginilah Cara Mendidik Anak di Era Digital

Blogdope – Halo, Sahabat! Bertemu lagi pada seri artikel untuk orang tua. Kali ini admin akan menyampaikan paparan tentang cara mendidik anak di era digital.

Perkembangan teknologi digital tidak dapat dihindari oleh siapa pun juga. Oleh karenanya, sebagai orang tua harus terus belajar dan mengembangkan diri agar dapat mendampingi dan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana mengembangkan potensi anak.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, apakah sebagai orang tua kita sudah mempersiapkan anak untuk menghadapi era digital saat ini dan masa-masa yang akan datang?

Pada artikel ini akan dipaparkan informasi tentang pendampingan generasi digital dan penggunaan media digital yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangan anak.

Pengertian Era Digital

Mungkin sekali dalam kehidupan bermasyarakat, sering muncul pertanyaan yang sederhana akan tetapi maknanya sangat luas. Pertanyaan tersebut dialah, “Apakah yang dimaksud dengan era digital?”

Era digital adalah sebuah era atau masa pada suatu periode waktu tertentu di mana informasi dapat diperoleh dengan cepat dan mudah serta penyebarluasannya menggunakan teknolog digital.

Teknologi Digital

Lalu teknologi digital itu sendiri apa? Yang dimaksud dengan teknologi digital disini adlaah bentuk teknologi yang menggunakan system komputerisasi yang terhubung dengan jaringan internet.

Mengapa perkembangan teknologi di era digital perlu disikapi dengan bijak oleh orang tua? Hal ini erat kaitannya dengan proses pendidikan dan pengembangan karakter anak. Teknologi yang tumbuh dan berkembang pesat di era digital ibarat sebilah pisau dengan dua buah mata pisau yang sama-sama tajam.

Apabila orang tua dapat mengoptimalkan teknologi pada era digital ini untuk menumbuhkan dan mengembangkan Pendidikan anak, maka anak akan dapat tumbuh menjadi pribadi yang tidak gagap teknologi (gaptek), mampu berinteraksi menggunakan teknologi digital, dan memanfaatkan bentuk-bentuk kemajuan teknologi di era digital untuk menunjang kehidupannya.

Sebaliknya yang terjadi apabila orang tua tidak bisa mengawal tumbuh kembang anak di lingkungan yang porsi penggunaan teknologi digitalnya tinggi.

Anak cenderung akan menjadi abai terhadap lingkungannya, memiliki ketergantungan terhadap teknologi, dan bahkan yang lebih berbahaya lagi efek teknologi yang disalahgunakan akan menuntun anak pada Tindakan-tindakan yang merugikan orang lain serta melanggar hukum.

Oleh sebab itu, sebagai Langkah awal setiap orang tua harus mau belajar memahami tentang perkembangan teknologi digital. Bagaimanakah tahapan perkembangan teknologi digital?

Perkembangan Teknologi Digital

Teknologi digital dewasa ini menjadi faktor kunci dalam kehidupan bermasyarakat. Tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi digital memiliki pengaruh yang luar biasa besar bagi kehidupan individu dan masyarakat.

Seperti apakah tahapan perkembangan teknologi digital?

Secara umum, tahapan perkembangan teknologi digital dapat dibagi ke dalam empat tahapan perkembangan. Keempat tahapan perkembangan teknologi digital tersebut diuraikan sebagai berikut.

1. Perkembangan Komputer

Komputer menjadi tonggak utama perkembangan teknologi digital dalam kehidupan. Semenjak ditemukan dan menjadi alat bantu aktivitas manusia, komputer telah tumbuh dan berkembang menjadi perangkat vital yang menunjang aktivitas manusia.

Hampir di tiap aspek kehidupan manusia yang tidak lepas dari keberadaan komputer sebagai penunjangnya. Aktivitas di kantor, di sekolah, di dalam pabrik, bahkan di rumah pun keberadaan komputer seolah-olah menjadi yang terutama.

Inilah yang memicu pesatnya perkembangan komputer dan teknologi komputasi dewasa ini.

2. Kelahiran Internet 

Setelah komputer dan teknologi komputasi tumbuh merebak dalam kehidupan masyarakat, internet menjadi teknologi susulan yang turut berandil besar dalam merubah arah kehidupan manusia.

Penemuan internet dan jaringan internet dunia telah secara frontal merubah cara manusia dalam beraktivitas. Sedikit demi sedikit, manusia semakin meninggalkan pola-pola manual dalam beraktivitas.

Manusia telah mampu merubah paradigma beraktivitas, baik itu aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan, Pendidikan, maupun aspek-aspek kehidupan yang lain.

Kelahiran internet menjadi tonggak penting perubahan aspek kehidupan manusia baik sebagai individu maupun dalam hidup bermasyarakat.

3. Teknologi Komunikasi Seluler

Seiring kelahiran internet serta perkembangan pesat yang menyertainya, teknologi komunikasi pun turut terimbas.

Perangkat komunikasi nirkabel dewasa ini semakin sempurna dalam mengoptimalisasi penggunaan jaringan internet. Layanan internet dalam segala aspek pun menjadi semakin mudah diakses, diperoleh, dan dimanfaatkan.

4. Situs Jejaring Sosial

Seturut kodratnya sebagai makhluk sosial, manusia pun tidak bisa lepas dari kegiatan berinteraksi dengan komunitas dan lingkungannya. Baik interaksi yang dilakukan secara langsung atau tatap muka maupun interaksi yang dilakukan berbantuan media sosial yang memanfaatkan teknologi internet.

Aplikasi-aplikasi dan situs-situs jejaring sosial semakin banyak dibangun dan tumbuh bersama dengan semakin meningkatkan kebutuhan manusia bersosialisasi.

Contoh Perkembangan Teknologi Digital

Contoh perkembangan teknologi digital seperti sudah disampaikan pada paparan di atas, sudah merambah ke hampir semua aspek kehidupan manusia.

Buku, baik teks pelajaran, non teks, fiksi, dan sebagainya pada beberapa waktu ini sudah beralih format menjadi noncetak. Perubahan format ini menjadikan buku semakin mudah diperoleh, diakses, bahkan dibawa ke manapun. Lain halnya ketika buku masih menggunakan format cetak seperti dulu, yang tentu saja sedikit menyulitkan ketika harus dibawa kemana-mana.

Lalu seberapa manfaat penggunaan teknologi digital dan apa resiko yang mungkin timbul?

Paparan di bawah ini akan menjelaskan manfaat dan risiko penggunaan teknologi digital.

Manfaat dan Resiko Penggunaan Teknologi Digital

Sebenarnya, teknologi digital yang digunakan secara tepat akan sangat bermanfaat bagi penggunanya. Penggunaan teknologi digital yang tepat guna tentu saja akan memudahkan manusia dalam beraktivitas dan menyelesaikan tugas-tugasnya.

Sebaliknya, jika teknologi digital digunakan secara berlebihan dan tidak tepat guna tentu saja akan mendatangkan resiko negatif bagi manusia.

tabel di bawah ini akan menyajikan beberapa bentuk manfaatkan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari, terkhusus bagi anak.

No.

Bentuk Manfaat

Uraian

1.

Kemudah mendapatkan informasi

Informasi-informasi yang sekiranya dibutuhkan semakin mudah diperoleh dengan cepat dan berasal dari beragam sumber.

2.

Mempermudah proses komunikasi

Aktivitas komunikasi dapat dilakukan dengan cakupan yang lebih luas, tanpa terhalang tempat dan waktu.

3.

Menstimulasi kreativitas

Media digital dapat menstimulasi pertumbuhan kreativitas anak secara lebih cepat, dimungkinkan dengan ketersdiaan informasi yang sangat banyak.

Dengan demikian, anak dapat dipacu untuk menuangkan ide dan keinginannya menggunakan aplikasi dan sumber belajar digital yang beragam.

4.

Memudahkan proses belajar

Program belajar dapat juga disajikan melalui jaringan internet, terutama pada kondisi pandemi wabah Covid-19.

Dengan kegiatan belajar secara daring ini anak dapat diarahkan untuk belajar mandiri serta meningkatkan kemampuan dan keterampilannya.

 Selain ragam manfaat yang dapat diperoleh dari keberadaan teknologi digital, keberadaan dan perkembangan teknologi digital juga memiliki resiko yang merugikan.

Beberapa resiko yang mungkin muncul dari setiap perkembangan teknologi digital selengkapnya disajikan dalam tabel di bawah ini.

No.

Bentuk Resiko

Aspek Resiko

Uraian

1.

 

 

 

 

Gangguan fisik

 

 

 

 

Gangguan mata

Penggunaan teknologi digital secara berlebihan dapat memicu terjadinya penurunan kualitas penglihatan yang disebabkan oleh ketajaman cahaya dan jarak pandang yang terlalu dekat.

Masalah tidur

Jam dan durasi atau lama waktu tidur akan tereduksi atau bahkan menjadi tidak teratur sama sekali akibat penggunaan teknologi digital yang di luar batas.

Kesulitan konsentrasi

Alat-alat digital semisal handphone secara tidak langsung akan mempengaruhi kemampuan anak dalam berkonsentrasi saat belajar. Tentu saja hal ini akan berimbas langsung terhadap penurunan prestasi belajar.

Ketidakseimbangan perkembangan motorik kasar dan halus

Imbas langsung dari penggunaan perangkat teknologi digital yang serba memberikan kemudahan dapat mengakibatkan anak kurang menggerakkan seluruh anggota tubuh.

Gangguan pencernaan

Penggunaan peralatan teknologi digital sehari-hari dapat merangsang anak untuk sering menahan lapar, haus, dan keinginan buang air kecil yang berakibat pada terganggunya sistem pencernaan.

Muara dari terganggunya sistem pencerncaan tentu saja dapat menimbulkan ketidakseimbangan bobot tubuh, anak bisa tumbuh terlalu gemuk atau terlalu kurus.

2.

 

 

Gangguan perkembangan bahasa dan sosial

 

 

Menunda perkembangan bicara dan bahasa anak

Penggunaan media digital bisa mengakibatkan tertundanya perkembangan bahasa pada anak. Hal ini terutama terjadi pada anak-anak yang berusia 2 tahun dan di bawahnya.

Membatasi pergaulan sosial

Perangkat teknologi digital bisa membuat anak lebih suka bermain sendiri, sehingga pergaulannya terbatas dan sulit berinteraksi dengan komunitas yang berbeda.

Mengurangi waktu berkualitas bersama keluarga

Penggunaan media digital yang tidak dibatasi akan mempengaruhi hubungan antar anggota keluarga.

 Lalu sebagai orang tua, peran apa yang dapat dilakukan untuk mendidik anak di era digital? Paparan berikut akan menguraikan peran orang tua dalam mendidik anak di era digital

Cara Mendidik Anak di Era Digital

Bentuk-bentuk upaya yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk mendidik anak di era digital sangat banyak. Beberapa cara mendidik anak di era digital kurang lebihnya dijelaskan pada uraian di bawah ini.

1. Menambah Pengetahuan

Dalam praktik keseharian, orang tua akan mengalami kesulitan untuk menetapkan peraturan dan batasan penggunaan media digital pada anak bila orang tua tidak memahami apa itu internet dan jaringan media sosial, serta bagaimana cara menggunakannya.

Kaitannya dengan hal tersebut, setidaknya orang tua minimal dapat mengetahui cara memproteksi situs web dan media sosial yang dapat dapat menimbulkan dampak negatif pada diri anak.

2. Mengarahkan Penggunaan Perangkat dan Media Digital dengan Tepat

Orang tua dapat mengarahkan penggunaan perangkat dan media digital dengan tepat sebagai salah satu cara mendidik anak di era digital.

Dalam hal ini orang tua diharapkan dapat memahami manfaat dan resiko penggunaan media digital sehingga nantinya dapat mengarahkan penggunaannya dengan baik sesuai usia dan tahap perkembangan anak.

3. Mengimbangi Waktu Penggunaan Media Digital dengan Interaksi di Dunia Nyata

Langkah selanjutnya yang dapat ditempuh sebagai cara mendidik anak di era digital adalah dengan mengimbangi waktu penggunaan media digital dengan interaksi di dunia nyata.

Orang tua dapat menyeimbangkan penggunaan media digital dengan mengenalkan pengalaman dunia nyata.

Pengalaman dunia nyata dapat berupa kegiatan kesenian, kegiatan-kegiatan fisik di luar ruangan, olahraga, membaca secara interaktif, bermusik, menari, melakukan permainan-permainan tradisional dan sebagainya kepada anak.

4. Meminjamkan Anak Perangkat Digital Sesuai Keperluan

Anak dapat diajari untuk mengendalikan diri dan belajar menggunakan perangkat digital bersama keluarga dengan cara dipinjami perangkat digital sesuai keperluan.

5. Memilihkan Program dan/atau Aplikasi Positif

Orang tua harus secara selektif mengidentifikasi dan memilihkan jenis-jenis program dan/atau aplikasi yang memiliki sifat edukatif serta dapat memberikan dampak positif bagi proses tumbuh kembang anak.

6. Mendampingi dan Meningkatkan Interaksi

Untuk dapat mendidik anak di erah digital, orang tua dapat pula melakukan pendampingan pada saat anak berselancar di dunia maya dengan menggunakan perangkat digital pada kesempatan yang sama sebagai sebuah bentuk kegiatan bersama keluarga.

7. Gunakan Perangkat Digital Secara Bijaksana

Cara mendidik anak di era digital berikutnya ialah dengan menggunakan perangkat digital secara bijaksana. Langkah-langkah yang dapat ditempuh misalnya:

  • Meletakkan perangkat komputer di ruang terbuka yang mudah dilihat.
  • Mengatur batasan penggunaan perangkat digital secara seimbang sesuai usia anak.
  • Tidak menggunakan perangkat digital pada saat berinteraksi atau melakukan kegiatan bersama orang lain.
  • Tidak menggunakan perangkat digital sebelum tidur.

8. Menelusuri Kegiatan Anak di Dunia Maya

Orang tua dapat melakukan pemantauan dan melakukan pengarahan terhadap anak terkait situs-situs web dan media sosial yang diharapkan dapat membantu proses tumbuh kembang anak.

Orang tua juga harus dapat memastikan bahwa anak-anaknya tidak mengunjungi situs yang tidak sesuai dengan usianya.

Demikian paparan terkait Cara Mendidik Anak di Era Digital. Sekiranya artikel ini bermanfaat bagi Anda, silahkan bagikan atau share dengan teman dan kolega Anda.

Admin juga mengharapkan masukan berupa komentar, kritik, maupun saran demi tertingkatnya kualitas artikel di dalam blog ini pada masa-masa yang akan datang.

Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *