* Biografi Robert Boyle Ilmuwan Penemu Metanol - BlogDope.com

Biografi Robert Boyle Ilmuwan Penemu Metanol

Blogdope.com – Biografi Robert Boyle Ilmuwan Penemu Metanol. Metanol banyak digunakan sebagai bahan pelarut untuk pembuatan plastik dan bahan bakar mesin motor. Tahukah Anda siapa ilmuwan yang menemukan metanol?

Berikut ini biografi singkat Robert Boyle Penemu Metanol.

Riwayat Hidup Robert Boyle Penemu Metanol

biografi penemu metanol
Biografi Robert Boyle, Ilmuwan Penemu Metanol

Baca: Biografi Pierre Eugene Marcellin Berthelot Penemu Gas Karbit Asetilen

Robert Boyle lahir pada tanggal 25 Januari 1627 di Lismore, Waterford, Irlandia. Beliau meninggal dunia di London pada tanggal 30 Desember 1691.

Keluarga Boyle berlatar belakang keluarga bangsawan Cork. Pada saat itu merupakan keluarga bangsawan terkaya di Britania atau Inggris Raya. Robert sendiri adalah anak ke-14 pada keluarga tersebut.

Kekayaan keluarga Cork tidak menghalangi ketaatannya untuk beragama. Keluarga ini sangat agamis dan sepenuhnya menyadari bahwa segala harta kekayaannya berasal dari karunia Sang Pencipta.

Sejak dirinya berusia kurang lebih delapan tahun, Robert bersekolah di Eton College. Kemudian dia melakukan perjalanan sembari belajar keliling benua Eropa di bawah bimbingan seorang guru privat dari tahun 1639 sampai dengan tahun 1655.

Mulai tahun 1645 sampai dengan tahun 1655, Robert bertempat tinggal di Dorset. Sebuah kawasan yang terletak di Inggris bagian selatan.

Selama tinggal di tempat itulah, Robert mulai melakukan percobaan-percobaan ilmiah dan juga menulis karya tulis tentang moral.

Karya-karya Robert Boyle

Tulisan-tulisan bertema moral inilah yang membuat Robert Boyle dikenal juga sebagai pakar ilmu kearifan, dan predikatnya sangat disegani di kalangan ilmuwan dan masyarakat pada umumnya.

Kurang lebih pada tahun 1656 sampai dengan tahun 1668, Robert Boyle tinggal dan bermukim di wilayah lingkungan Universitas Oxford.

Universitas Oxford merupakan salah satu universitas tertua dan paling ternama di Eropa bahkan dunia. Universitas Oxford didirikan pada abad ke-12.

Selama berkarir di Universitas Oxford, Robert Boyle menjadi asisten Robert Hooke. Robert Hooke adalah ilmuwan yang kemudian banyak membantunya dalam pembuatan pompa udara.

Saat mengerjakan pompa inilah, Boyle menyadari kemungkinan-kemungkinan ilmiah yang bisa digalinya dari alat tersebut.

Dirinya kemudian mempelopori peragaan sifat-sifat udara serta peranannya dalam pembakaran, pernapasan, dan pengantaran suara.

Sedari muda, Robert Boyle dikenal sebagai seorang yang jenius.

Nama Robert Boyle mulai dikenal sebagai seorang ilmuwan jenius pada abad ke-17. Selain sebagai seorang ilmuwan, Robert Boyle juga dikenal sebagai seorang filsuf, kimiawan, fisikawan, dan juga penemu.

Ia juga terkenal melalui karya-karya tulisnya dalam bidang teologi.

Dalam ilmu kimia, Robert Boyle diposisikan sebagai kimiawan modern pertama di dunia, pencetus ilmu kimia modern, dan juga menjadi pelopor bagi percobaan-percobaan dengan penggunaan metode ilmiah modern.

Meskipun pada saat itu, Robert Boyle belum mendasarkan penelitian-penelitian yang dilakukannya pada metode ilmiah. Penelitian yang dilakukannya masih berbasis pada alkimia tradisi.

Penemuan Metanol

biografi penemu metanol
Metanol, Alternatif Bahan Bakar Penemuan Robert Boyle(source; cnbcindonesia.com)

Baca : William Harvey: Biografi Singkat Ilmuwan Penemu Sistem Peredaran Darah

Nama Robert Boyle dikenal melalui Hukum Boyle. Hukum ini menjelaskan kebalikan hubungan proporsi antara tekanan absolut dan volume udara jika suhu tetap konstan dalam sistem tertutup.

Teori Robert Boyle ini dituliskannya dalam sebuah buku berjudul The Sceptical Chymist. Sebuah buku yang kemudian dianggap sebagai patokan dan landasan dalam bidang kimia.

Dunia ilmu pengetahuan pada masa itu masih berkutat dengan teori yang dikemukakan oleh Aristoteles sebelum Robert Boyle menemukan metanol pada tahun 1661.

Jika ditelisik lebih dalam, Aristoteles merupakan ilmuwan bangsa Yunani kuno yang hidup sekira tahun 384 sampai dengan 322 SM.

Aristoteles dalam teori yang dikemukakannya menyatakan bahwa hanya terdapat empat unsur di alam raya. Keempat unsur tersebut meliputi tanah, udara, api, dan air.

Menurut teori Aristoteles, di alam hanya ada empat macam unsur, yakni tanah, udara, api, dan air. Pandangan lain dikemukakan oleh Paracelsus (1493 – 1541), seorang pemikir Yunani lain yang hidup setelah Aristoteles. Menurutnya di alam raya hanya terdapat tiga unsur dasar, yaitu garam, sulfur, dan merkuri.

Penemuan metanol secara drastis telah memperkaya pendapat kedua pemikir bidang ilmu pengetahuan tersebut. Robert Boyle mampu mematahkan kebenaran yang diakui dan dianut ratusan tahun lamanya.

Secara fisik, cairan metanol berupa cairan yang berwarna biru pudar, mempunyai sifat mudah terbakar, dan sangat beracun. Cairan ini terbentuk dari proses penyulingan pada tumbuhan yang membusuk.

Selain itu, cairan metanol juga bisa dibuat dari gas air, yaitu gas yang diperoleh jika batubara yang berpijar bereaksi dengan uap.

Penemuan cairan metanol ini kemudian disampaikan oleh Robert Boyle kepada Royal Society. Royal Society adalah institusi ilmu pengetahuan Inggris Raya. Hal ini terjadi pada tahun 1622.

Laporan atas sifat temuan Robert Boyle inilah yang kemudian dikenal sebagai Hukum Boyle.

Robert Boyle dianggap sebagai pelopor dalam teori unsur-unsur kimia modern berkat serangkaian penyelidikan yang dilakukannya terhadap sifat-sifat gas serta beragam pandangannya terhadap benda sebagai sebuah sel yang hidup.

Baca Juga: 

Demikian biografi lengkap Robert Boyle sang penemu metanol. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply