Beginilah Cara Menulis Teks Negosiasi yang Tepat dan Contohnya

Blogdope.com – Cara Menulis Teks Negosiasi yang Tepat dan Contohnya. Tagihan pembelajaran materi jenis teks Bahasa Indonesia salah satunya adalah teks negosiasi. Cara menulis teks negosiasi yang tepat perlu ditanamkan sejak dini kepada peserta didik. Seyogyanya guru juga menyajikan contoh teks negosiasi yang tepat dalam pembelajaran.

Sebagaimana halnya jenis teks yang lain, teks negosiasi juga memiliki pengertian dan ciri-ciri khas. Ciri-ciri teks negosiasi inilah yang membedakannya dengan jenis teks yang lain.

Pembahasan lengkap mengenai cara menulis teks negosiasi yang tepat dan contohnya seperti berikut.


cara menulis teks negosiasi, contoh teks negosiasi, cara menulis dan contoh teks negosiasi

Baca Juga: Simak, Cara yang Mudah dan Tepat Menulis Teks Eksplanasi!

Cara Menulis Teks Negosiasi

Sebelum mulai mempraktikkan cara menulis teks negosiasi yang tepat, terlebih dahulu kita mesti memahami pengertian, ciri-ciri tujuan, struktur, langkah, dan kaidah kebahasaan teks negosiasi.

Penguasaan terhadap hal-hal tersebut akan membuat proses penulisan teks negosiasi menjadi lebih terarah.

Pengertian Teks Negosiasi

Negosiasi pada hakikatnya adalah kegiatan proses tawar-menawar dengan cara berunding untuk mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak dengan pihak yang lain.

Sedangkan pengertian teks negosiasi ialah sebuah teks yang menyatakan bentuk interaksi sosial dan berfungsi untuk mencapai kesepakatan antara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan berbeda.

Ciri-ciri Teks Negosiasi

Aspek berikutnya yang perlu menjadi perhatian adalah ciri-ciri teks negosiasi. Pemahaman terhadap ciri-ciri teks negosiasi menjjadi penting untuk menulis teks negosiasi dengan baik.

Penguasaan terhadap ciri teks negosiasi, pengertian, tujuan, struktur teks negosiasi, langkah penulisan, dan kaidah kebahasaan teks negosiasi akan membuatnya menjadi lebih terarah.

1. Pengertian Teks Negosiasi

Pada hakikatnya, pengertian teks negosiasi adalah bentuk proses tawar menawar dengan cara berunding guna mencapai kesepakatan bersama.

Adapun teks negosiasi memiliki pengertian sebagai sebuah jenis teks yang menyatakan bentuk interaksi sosial dan berfungsi untuk mencapai kesepakatan antara pihak-pihak dengan kepentingan berbeda.

2. Ciri-Ciri Teks Negosiasi

Sebagaimana jenis teks yang lain, teks negosiasi juga memiliki beberapa ciri-ciri. Sedangkan ciri-ciri teks negosiasi adalah sebagai berikut.

a. Pihak yang bernegosiasi saling memperjuangkan kepentingannya masing-masing.

b. Negosiasi merupakan sarana untuk mencapai kesepakatan dan penyelesaian masalah bersama-sama.

c. Proses negosiasi memiliki tujuan praktis, yakni mencapai kesepakatan kedua pihak.

3. Tujuan Teks Negosiasi

Tujuan teks negosiasi secara umum ialah untuk menyesuaikan dan menyelesaikan perbedaan untuk memperoleh sesuatu yangberupa persetujuan dari kedua belah pihak.

Kesepakatan antara kedua belah pihak yang terlibat dalam negosiasi dicapai dengan tanpa paksaan, dan merupakan bentuk kesepakatan bersama untuk menyelesaikan masalah.

3. Struktur Teks Negosiasi

Seluruh bentuk negosiasi memiliki struktur yang baku dan berlaku sama dengan bentuk-bentuk negosiasi resmi lain.

Sedangkan struktur teks negosiasi itu sendiri dimulai dengan pembuka atau orientasi, isi kesepakatan negosiasi, dan penutup.

a. Orientasi

Bagian orientasi atau pembuka merupakan struktur pertama dari teks negosiasi. Pada bagian ini terdapat pengenalan atas masalah yang menjadi pokok pembahasan dalam teks negosiasi.

b. Isi

Adapun struktur kedua dari teks negosiasi disebut dengan struktur isi kesepakatan negosiasi. Pada struktur ini mencakup permintaan, pemenuhan, penawaran persetujuan, dan penutup.

Inti dari keseluruhan teks negosiasi terdapat pada struktur isi kesepakatan negosiasi ini.

c. Penutup

Pada bagian penutup yang merupakan struktur terakhir teks negosiasi tercantum kalimat-kalimat yang menutup perbincangan yang menjadi fokus negosiasi.

Baca Juga: Kaidah Kebahasaan Teks Tanggapan dan Contohnya yang Tepat

4. Langkah-Langkah Menulis Teks Negosiasi

Menulis teks negosiasi tentu saja tidak semudah menulis teks tak beraturan. Dalam prosesnya, menulis teks negosiasi tetap saja harus mengikuti langkah-langkah yang runtun.

Langkah-langkah menulis teks negosiasi diperlukan untuk memudahkan seseorang dalam menuliskan teks negosiasi.

Untuk memperoleh hasil yang diharapkan, membutuhkan persiapan agar proses negosiasi berjalan dengan baik (Kosasih, 2014: 18).

Adapun langkah-langkah menulis teks negosiasi antara lain sebagai berikut.

1. menentukan tujuan negosiasi,

2. memilih pihak yang perlu dihubungi,

3. menentukan strategi yang efektif untuk menghadapi lawan bicara,

4. memikirkan alasan yang rasional agar dapat meyakinkan mitra bicara untuk kepentingan tersebut.

Menurut pendapat Kosasih (2014), tahapan persiapan dalam langkah-langkah menulis teks negosiasi selalu bermulai dari penentuan tujuan negosiasi.

Tujuan negosiasi merupakan awal dari tahapan langkah-langkah menulis teks negosiasi yang tepat untuk menghasilkan negosiasi yang baik.

Sementara itu, Tim Kemendikbud (2013: 135) menyatakan langkah-langkah tindakan yang perlu dilakukan agar negosiasi dapat berjalan dengan lancar.

Langkah-langkah tersebut mencakup hal-hal sebagai berikut.

1. mengajak membuat kesepakatan

2. memberi alasan mengapa harus ada kesepakatan

3. membandingkan beberapa pilihan yang tersedia

4. memperjelas dan menguji pandangan

5. mengevaluasi kekuatan dan komitmen bersama

6. menetapkan dan menegaskan kembali tujuan negosiasi

.Berdasarkan kedua pendapat tersebut, simpulan yang dapat diambil bahwa sebelum melakukan negosiasi baiknya menyiapkan sejumlah persiapan yang matang.

Kemudian melakukan tindakan-tindakan yang harus dilakukan dalam bernegosiasi agar proses negosiasi dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga: Contoh Teks Persuasi yang Tepat

5. Kaidah Kebahasaan teks Negosiasi

Pada teks negosiasi terdapat kaidah kebahasaan yang menjadi acuan untuk menulis teks negosiasi. Kaidah kebahasaan teks negosiasi berupa kalimat berita, kalimat tanya, dan kalimat perintah.

Kebahasaan teks negosiasi menggunakan kata penghubung atau konjungsi bersifat persuasif dan menggunakan ragam bahasa yang santun.

Hal tersebut mutlak karena teks negosiasi merupakan suatu kesepakatan untuk menyelesaikan permasalahan secara damai akan tetapi saling menguntungkan satu sama lain.

Contoh Teks Negosiasi

Agar dapat lebih memahami cara menulis teks negosiasi dan contohnya yang tepat, berikut admin sajikan contoh teks negosiasi dalam rupa dialog.

Selain dialog, contoh cara menulis teks negosiasi juga dapat Anda simak dalam video berikut.

Latar terjadinya dialog ini adalah Pasar Seni Sukawati, Denpasar Bali. Pasar Seni Sukawati, Denpasar Bali merupakan pasar yang menjual barang-barang seni khas Pulau Bali. Pembeli bisa membeli barang-barang tersebut dengan harga yang relatif terjangkau.

Barang-barang seni yang diperjualbelikan misalnya perhiasan, pakaian khas Bali, batik, lukisan, dan patung. Salah satu patung yang laris adalah miniatur tiruan patung Garuda Wisnu Kencana.

Tokoh dalam dialog contoh teks negosiasi tersebut terdiri atas satu orang penjual barang-barang seni dan satu orang calon pembeli dari negara lain yang fasih berbahasa Indonesia.

Penjual barang-barang seni dalam dialog contoh teks negosiasi merupakan seorang gadis Bali asli. Sementara calon pembeli adalah seorang ibu muda dengan bahasa Indonesia yang fasih, berasal dari salah satu negara Eropa.

Contoh Teks Negosiasi yang Tepat dalam Dialog

1. Penjual : Good morning, Mam. Selamat pagi.

2. Pembeli : Selamat pagi.

3. Penjual : Mari, mau beli apa?

4. Pembeli : Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang dibuat dari kayu?

5. Penjual : Ya, ada. Di sebelah sana, yang besar atau yang kecil? (Penjual menunjukkan tempat patung yang ditanyakan pembeli)

6. Pembeli : Yang sedang saja. Yang dibuat dari kuningan ada?

7. Penjual : Ya, ini, tidak terlalu besar. Tapi, terbuat dari kayu. Yang dari kuningan habis.

8. Pembeli : Ya, dari kayu tidak apa-apa. (Patung itu sudah di tangan pembeli dan ia mengamatinya dengan cermat)

9. Penjual : Bagus itu, Mam. Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk suvenir.

10 Pembeli : Saya pakai sendiri. Harganya berapa?

11. Penjual : Tiga ratus ribu.

12. Pembeli : Wah, mahal. Dua ratus ribu ya?

13. Penjual : Belum boleh. Dua ratus delapan puluh lima ribu. Ini sudah murah, Mam. Di tempat lain lebih mahal.

14. Penjual : Ya, sebenarnya ini belum boleh. Tapi, untuk Nyonya boleh. Mau beli apa lagi?

15. Pembeli : Tidak. Itu saja. Ini uangnya. (Penjual memasukkan patung itu ke dalam tas plastik yang bertuliskan nama kiosnya. Pembeli memberikan uang pas).

16. Penjual : Ya, terima kasih.

17. Pembeli : Terima kasih. Bye, bye.

18. Penjual : Have a nice day. (Pembeli pergi meninggalkan kios itu).

Baca Juga:

Itulah tadi paparan lengkap tentang bagaimana cara menulis teks negosiasi dan contohnya yang tepat. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: