* Simak, Beginilah Cara Mudah Menyimpulkan Isi Teks Eksposisi

Simak, Beginilah Cara Mudah Menyimpulkan Isi Teks Eksposisi

Blogdope.comSimak, Beginilah Cara Mudah Menyimpulkan isi Teks Eksposisi. Teks eksposisi pada dasarnya adalah teks yang menyampaikan informasi mengenai suatu permasalahan yang di dalamnya terdapat opini dan fakta.

Adapun menyimpulkan adalah kegiatan mengikhtisarkan (menetapkan, menyarikan pendapat, dan sebagainya) berdasarkan apa-apa yang diuraikan dalam karangan.

Hasil dari kegiatan menyimpulkan berupa simpulan. Dengan kata lain, simpulan adalah pendapat berdasarkan uraian dalam teks.

Cara Menyimpulkan Isi Teks Eksposisi dengan Mudah

menyimpulkan isi teks eksposisi
Cara Mudah Menyimpulkan Isi Teks Eksposisi

Artikel Terkait: Inilah Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi yang Benar

Cara menyimpulkan isi teks eksposisi berarti cara mengikhtisarkan (menetapkan, menyarikan pendapat) berdasarkan apa-apa yang diuraikan dalam karangan eksposisi.

Sebelum dapat menyimpulkan isi teks eksposisi, terlebih dahulu harus memahami pola pengembangan teks eksposisi.

Pola Pengembangan Teks Eksposisi

Secara umum, pola pengembangan teks eksposisi terbagi ke dalam tiga kelompok.

1. Pola Umum – Khusus

Ide pokok terdapat pada awal paragraf. Selanjutnya diikuti gagasan-gagasan penjelas. Selanjutnya dikenal sebagai paragraf deduktif.

2. Pola Khusus – Umum

Ide pokok teks ditempatkan pada akhir paragraf, biasanya berfungsi sebagai kesimpulan.

Pada bagian awal teks biasanya berisi ide-ide penjelas. Paragraf ini dikenal dengan sebutan paragraf induktif.

3. Pola Campuran

Merupakan paragraf yang gagasan utamanya terletak di awal dan akhir paragraf.

Langkah-langkah Menyimpulkan Isi Teks Eksposisi

Cara menyimpulkan isi teks ekposisi selengkapnya sebagai berikut.

Baca : Inilah Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi yang Benar

1. Membaca Teks

Menyimpulkan isi teks eksposisi dapat dilakukan dengan diawali membaca terlebih dahulu teks asli beberapa kali.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui kesan umum dan maksud pengarang atau penulis.

2. Menentukan Kalimat Utama

Setelah membaca teks, langkah selanjutnya adalah menentukan kalimat utamanya. Pengertian kalimat utama adalah kalimat yang mengandung gagasan utama dari sebuah paragraf.

Biasanya, kalimat utama merupakan kalimat pertama atau bisa juga kalimat terakhir dari suatu paragraf.

Gagasan utama adalah pikiran utama atau inti dari sebuah paragraf. Dengan menentukan kalimat utama, kita dapat menyimpulkan isi suatu teks.

3. Membuat Kesimpulan

Setelah menentukan inti dari paragraf, langkah berikutnya adalah membuat kesimpulan. Susunlah kalimat dengan baik agar dapat menajdi kesimpulan yang benar.

Untuk membuat suatu kesimpulan lebih baik dan dapat dimengerti, ada beberapa kriteria atau syarat yang perlu diperhatikan.

Kriteria untuk membuat kesimpulan mencakup:

Baca : Penting untuk Dipahami: Pengertian Teks Eksposisi, Ciri-ciri, Jenis, dan Contohnya

a. simpulan berupa hasil analisis dari teks yang sudah dibaca.

b. simpulan menggambarkan isi paragraf.

c. simpulan hanya berisi hal-hal yang ada di dalam paragraf.

Contoh Kegiatan Menyimpulkan Isi Teks Eksposisi

contoh kegiatan menyimpulkan isi teks eksposisi
Contoh Cara Menyimpulkan Isi Teks Eksposisi

Untuk dapat menyimpulkan isi teks eksposisi dengan baik, tentu saja kita memerlukan banyak latihan.

Di bawah ini admin sajikan contoh kegiatan menyimpulkan isi teks eksposisi yang dapat dipakai sebagai referensi.

Contoh 1

Keburukan yang terorganisir dan memiliki struktur yang kuat akan mengalahkan kebaikan yang tidak teratur. Sama halnya dengan suara bising kendaraan geng motor yang mengalahkan suara seekor burung yang berkicau sangat merdu. Semerdu apapun kicauan burung tersebut tetap tak akan terdengar meski suaranya sangat mendamaikan dan membahagiakan siapa saja yang mendengarnya. Sebaliknya suara bising kendaraan geng motor tersebut meskipun tidak disukai dan mengganggu, tetap saja akan terdengar oleh orang-orang di sekelilingnya. Sama halnya dengan keburukan yang dikerjakan secara kolektif dan tersistem akan dirasakan dampaknya dalam skala besar oleh banyak orang. Keburukan tersistem tersebut tentu akan mengalahkan kebaikan yang dilakukan secara sendirian dan tak teratur.

Simpulan: Keburukan yang terorganisir dan memiliki struktur yang kuat akan mengalahkan kebaikan yang tidak teratur. Oleh karena itu, kebaikan harus ditata dengan baik dan teratur.

Contoh 2

Tidur merupakan salah satu cara menjaga tubuh agar tetap sehat. Orang yang tidur 8 jam per malam, bisa dipastikan lebih sehat dibandingkan orang yang sering bangun sepanjang malam. Tidur yang baik memulihkan sistem imun. Ketika tidur pulas di malam hari, kadar melatonik meningkat dan memperbaiki imunitas.

Simpulan: Tidur dengan waktu cukup dan berkualitas dapat melindungi diri dari penyakit

Contoh 3

Kebiasaan mencontek justru akan memadamkan semangat belajar. Para pencontek biasa berpikir untuk menyiapkan bahan-bahan untuk membuat contekan, nilai yang diperoleh pun kadang lebih bagus dari siswa yang jujur. Nilai boleh saja bagus, namun sebenarnya ia tidak tahu apa-apa dan tidak ada apa-apanya. Ilmu pengetahuannya tidak pernah bertambah karena rajin mencontek. Lalu apa bedanya dengan mereka yang tidak pernah sekolah?

Simpulan: Kebiasaan mencontek dapat merugikan jati diri pelajar.

Contoh 4

Kereta Api Kahuripan dari Bandung ke Kediri anjlok di Desa Kaligunting Saradan, Madiun, Jawa Timur. Kecelakaan diduga disebabkan terlepasnya engsel dan as kereta sehingga roda kereta keluar jalur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Mungkin karena kereta hanya diisi sekitar 50 penumpang. Saat ditemui di lokasi kejadian, Kepala Humas PT. Kereta Api Daerah Operasi VII Madiun Wahyu Kartono menuturkan, penyebab pasti kecelakaan ada beberapa kemungkinan, antara lain faktor sarana kereta, prasarana rel, dan faktor teknis lainnya.

Simpulan: Sebaiknya pemerintah menyelidiki penyebab pasti kecelakaan

Contoh 5

Pada era global, sumber daya manusia (SDM) andal merupakan kebutuhan yang mendasar. Usaha untuk mendapatkan SDM andal dapat dilakukan melalui berbagai cara, misalnya melalui penataran, pelatihan, kursus, lokakarya, seminar, atau kegiatan sejenis. Cara yang paling efektif untuk menghasilkan SDM andal adalah melalui jalur pendidikan. Dengan mengikuti pendidikan tertentu, seseorang dapat belajar berdasarkan kurikulum terprogram dan hari efektif yang pasti.

Simpulan: Jalur pendidikan merupakan cara efektif menciptakan SDM andal.

Artikel Menarik Lainnya:

Demikianlah uraian cara menyimpulkan isi teks eksposisi yang baik dan benar. Semoga sajian cara menyimpulkan isi teks eksposisi tersebut dapat menambah luas wawasan dan pengetahuan Anda.

Pastikan Anda telah subscribe email ke blogdope.com agar tidak ketinggalan update informasi dan artikel terbaru.

Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply