* Fakta Unik Seputar Kulit Manusia, Organ Tubuh dengan Volume Terbesar

Rangkaian Fakta Unik tentang Kulit Manusia, Organ Tubuh dengan Volume Terbesar

Blogdope.comRangkaian Rakta Unik tentang Kulit Manusia, Organ Tubuh dengan Volume Terbesar. Tubuh manusia memiliki bagian terluar yang kita sebut dengan kulit. Dengan kata lain, kulit adalah bagian paling luar dari tubuh manusia.

Kulit manusia juga merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem pencernaan pada manusia. Silahkan baca kembali artikel Organ Pencernaan Manusia.

Fungsi kulit pada manusia selain sebagai indra peraba juga sebagai alat ekskresi.

Rangkaian Fakta Unik tentang Kulit Manusia, Organ Tubuh dengan Volume Terbesar

Baca Juga : Kentut dan Fakta Unik di Seputarnya

Sisa metabolisme tubuh berupa keringat akan dikeluarkan melalui kulit. Sedangkan fungsi utama organ kulit adalah untuk melindungi tubuh bagian dalam dari paparan zat kimia, patogen, sinar ultraviolet, dan gangguan fisik lainnya.

Peran penting kulit juga berpengaruh terhadap estetika seseorang.

Penampilan dan rasa percaya diri seseorang dapat terpengaruh dari terawat atau tidaknya kulit yang dimilikinya.

Pada dasarnya, kulit manusia tersusun atas tiga lapisan. Ketiga lapisan tersebut terdiri atas:

1. Pertama, lapisan luar kulit atau epidermis.

2. Kedua, lapisan dalam kulit atau dermis. Dermis adalah lapisan kulit antara epidermis dan jaringan subkutan, yang terdiri dari jaringan ikat dan bantal tubuh dari stres dan ketegangan.

3. Ketiga, jaringan ikat bawah kulit atau hipodermis. Jaringan ikat bawah kulit merupakan lapisan kulit lemak atau jaringan ikat yang merupakan rumah dari kelenjar keringat dan lemak dan juga sel-sel kolagen.

Berikut 12 fakta unik tentang kulit manusia yang perlu Anda ketahui. Admin sarikan dari beragam sumber.

9 Fakta Unik Kulit Manusia

Fakta 1 – Kulit, Organ Tubuh Manusia dengan Volume Terbesar

Tahukah Anda, bahwa ternyata organ tubuh manusia yang memiliki volume terbesar adalah kulit?

Manusia dewasa rata-rata memiliki luasan permukaan kulit mencapai 2 meter persegi. Sedangkan berat kulit menurut penelitian diperkirakan encapai 15% dari seluruh berat tubuh manusia.

Dengan kata lain, berat keseluruhan kulit pada seorang manusia dewasa dapat mencapai 3,6 kilogram.

Fakta 2 – Regenerasi Kulit

Setiap 28 hari sekali, kulit akan mengalami regenerasi. Proses regenerasi bermanfaat untuk memperbaiki sel kulit yang mengalami kerusakan atau mati dengan sel kulit yang baru.

Umumnya, regenerasi kulit nampak seperti pengelupasan kulit.

Pada waktu malam hari, proses regenerasi menjadi lebih aktif, mencapai dua kali lipat dibandingkan regenerasi kulit pada siang hari.

Faktanya, setiap menit kulit dapat mengeluarkan 40.000 sel kulit mati!

Sel kulit mati ini harus segera dibersihkan agar tidak mengganggu siklus regenerasi kulit.

Fakta 3 – Kulit Menjaga Suhu Tubuh

Selain fungsi utamanya sebagai pelindung tubuh dan alat ekskresi, tahukah Anda bahwa kulit juga berperan dalam menjaga suhu tubuh manusia?

Faktanya, kulit juga memiliki fungsi untuk mengatur kelenjar keringat dan mendinginkan tubuh saat cuaca panas.

Oleh karena itu, secara tidak langsung kulit berperan aktif dalam menjaga suhu tubuh manusia.

Ketika cuaca dingin, pembuluh darah yang terdapat pada kulit akan mengencang. Sehingga ukuran pori-pori pada kulit akan mengecil. Akibatnya, tubuh tidak akan merasakan kedinginan secara berlebihan.

Fakta 4 – Perubahan Ketebalan Kulit

Bagian tubuh manusia yang memiliki kulit paling tebal adalah kaki. Ketebalan kulit kaki dapat menapai 1,4 milimeter.

Sedangkan bagian tubuh manusia yang memiliki kulit paling tipis adalah kelopak mata. Ukuran ketebalannya hanya sekitar 0,2 milimeter.

Akan tetapi, pada kenyataannya kulit dapat berubah menjadi semakin tebal dan keras. Hal ini dapat terjadi jika permukaan kulit terkena gesekan atau tekanan yang terjadi berulang kali.

Kita mengenalnya dengan sebutan kapalan.

Fakta 5 – Pigmen Melamin Menentukan Warna Kulit
fakta unik kulit manusia
Warna Kulit Manusia Bergantung pada Pigmen Melanin

Baca Juga : 5 Bagian Tubuh Pria yang Paling Disukai Wanita

Pigmen melanin menentukan warna kulit manusia. Jumlah sel kulit untuk menghasilkan melamin pada setiap manusia pada dasarnya sama.

Melanin diproduksi oleh lapisan epidermis pada kulit. Warna kulit yang gelap mengindikasikan bahwa jumlah melamin yang dihasilkan oleh epidermis berjumlah banyak.

Kulit akan menghasilkan lebih banyak melamin jika terkena paparan sinar matahari secara langsung. Hal ini agar kulit terlindungi dari sinar ultraviolet.

Itulah sebabnya, pada saat berjemur di bawah sinar matahari warna kulit akan menjadi sedikit gelap dan berwarna merah.

Fakta 6 – Debu = Sel Kulit Mati

Sebenarnya, debu merupakan sel kulit yang telah mati. Faktanya, kulit yang mengelupas dengan sendirinya akan berbaur dan berubah menjadi debu di udara.

Terdapat faktor lain di luar kulit manusia yang membentuk debu. Misalnya pasir, bulu binatang, dan serangga.

Tahukah Anda, bahwa kulit mati menyumbangkan setidaknya 1 miliar ton dari keseluruhan debu di atmosfer Bumi?

Baca Juga :

Waspada! Inilah 7 Jenis Penyakit Paling Mematikan di Indonesia

Fakta 7 – Kulit Rentan Bakteri

Jutaan bakteri dapat tumbuh dan berkembang di permukaan kulit manusia. Bakteri-bakteri tersebut secara medis dikenal dengan istilah mikrobiota kulit.

Tumbuh dan berkembangnya bakteri pada kulit sedikit banyak terpengaruh oleh seberapa sering seseorang membersihkan permukaan kulitnya dari sel-sel kulit mati.

Jumlah sel kulit mati yang menumpuk dan tidak dibersihkan memicu kecepatan pertumbuhan mikrobiota kulit.

Oleh karena itu, kita perlu rutin melakukan proses pengangkatan sel kulit mati pada kulit. Sehingga kita dapat memperoleh warna kulit yang bersih dan cerah. Selain untuk mengurangi penumpukan jumlah bakteri pada kulit.

Fakta 8 – Kulit Peka Sentuhan
fakta unik seputar kulit manusia
Kulit, Bagian Tubuh Terbesar yang Peka Sentuhan

Baca Juga : Kenali 12 Fakta Unik Jantung Manusia Agar Tidak Terjadi… 

Seluruh permukaan kulit manusia memiliki susunan saraf. Saraf-saraf kulit inilah yang memiliki kepekaan terhadap sentuhan.

Reaksi manusia terhadap rasa panas, sakit, sentuhan, maupun tekanan dihantarkan melalui saraf kulit.

Bagian-bagian saraf kulit yang memiliki tingkat sensitifitas kepekaan tinggi terdapat pada ujung jari, telapak tangan, bibir, dan lidah.

Bagi tuna netra, fungsi bagian otak yang berperan dalam penglihatan tergantikan oleh fungsi sentuhan kulit dan suara.

Fakta 9 – Sinar Ultraviolet Penyebab Penuaan Dini

Berdasarkan serangkaian penelitian yang telah dilakukan di seluruh dunia, 90% penuaan dini diakibatkan oleh paparan sinar ultraviolet ke tubuh.

Sinar ultraviolet yang terdapat pada sinar matahari menjadi faktor utama terjadinya penuaan dini pada kulit. Ini terjadi apabila tubuh kita menerima paparan ultraviolet secara berlebihan.

Karena sinar ultraviolet dapat mempengaruhi fungsi melanin. Sehingga warna kulit menjadi lebih coklat dan mulai muncul bercak-bercak penuaan.

Demikianlah 9 fakta unik tentang kulit manusia. Nilai yang dapat kita ambil dari serangkaian fakta unik kulit ini adalah seberapa pentingnya kita harus menjaga kesehatan kulit.

Mengingat peran penting kulit sebagai alat ekskresi, pelindung tubuh, serta aspek estetika, maka ada bainya mulai dari sekarang kita lebih memperhatikan kulit kita.

Baca Juga :

Akhirnya, admin berharap semoga artikel fakta unik kulit manusia dapat menambah luas pengetahuan dan wawasan Anda.

Terima kasih.

Leave a Reply