Juknis PPDB Madrasah Tahun 2021

Blogdope.com – Petunjuk teknis atau juknis tentang PPDB Madrasah telah terbit. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Dirjen Pendis Nomor 7292 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat RA, MA, MTs, MA, dan MAK Tahun 2021-2022.

Terbitnya petunjuk teknis tersebut salah satunya bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak usia sekolah untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang RA, MI, MTs, MA, dan MAK.

Selain itu juga memberikan peluang seluas-luasnya untuk mengakses pendidikan Islam yang bermutu.

Sebagaimana tersebut dalam salam satu misi Kementerian Agama Republik Indonesia, bahwa “Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan umum berciri agama, pendidikan agama pada satuan pendidikan umum dan pendidikan keagamaan“.

Lebih lanjut salah satu jenis pendidikan umum yang memiliki ciri khas pendidikan berlandaskan agama Islam adalah madrasah. Keberadaan madrasah sebagai lembaga pendidikan formal berada di bawah kewenangan Menteri Agama.

juknis ppd madrasah tahun 2001, petunjuk teknis ppdb madrasah tahun 2021

Baca Juga: Modul Pendamping PJJ Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP / MTs

Kegiatan PPDB sebagai Layanan Pendidikan

Kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB merupakan salah satu bentuk layanan pendidikan. Adapun tujuan penyelenggaraan layanan pendidikan itu sendiri adalah guna memenuhi hak dasar warga negara untuk memperoleh pendidikan yang bermutu dan berkeadilan.

Dalam penyelenggaraan layanan pendidikan itu harus dengan menerapkan asas objektif, akuntabel, transparan, dan tanpa diskriminatif.

Oleh karenanya penyelenggaraan PPDB madrasah dengan memperhatikan aspek-aspek penyelenggaraan layanan pendidikan tersebut dapat mendorong peningkatan akses layanan pendidikan yang bermutu.

Selain itu, pada Tahun Pelajaran 2021/2022 Kementerian Agama Republik Indonesia berkomitmen untuk memberikan kesempatan kepada segenap anak bangsa untuk memperoleh akses pendidikan yang bermutu di jenjang madrasah.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Kemenag berusaha untuk melakukan peningkatan akses dan mutu serta relevansi pendidikan.

Sedangkan layanan pendidikan yang terselenggara di bawah kewenangan Kementerian Agama, khususnya Direktorat Pendidikan Islam, terdidri atas Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah.

Masing-masing jenjang pendidikan tersebut ada yang terselenggara oleh pemerintah, ada pula yang pengelolaannya diselenggarakan oleh pihak swasta. Baik instansi negeri maupun swasta, keduanya tersebar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebagai salah satu bentuk usaha untuk memperlancar kegiatan penerimaan peserta didik baru pada jenjang madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama menetapkan petunjuk teknis atau juknis PPDB.

Pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang RA dan madrasah bisa terselenggara dengan moda dalam jaringan (daring / online), maupun luar jaringan (luring / offline).

Juknis PPDB Madrasah Terbaru

Sebagaimana tertuang dalam juknis PPDB madrasah terbaru, penerimaan peserta didik baru atau PPDB pada jenjang madrasah haruslah memenuhi beberapa asas.

Adapun asas-asas yang harus terpenuhi dala penyelenggaraan PPDB madrasah mencakup hal-hal sebagai berikut.

1. Objektivitas

Kegiatan PPDB madrasah pada setiap tahun pelajaran baru harus berpegang teguh pada syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendikan Islam.

Seluruh penyelenggara layanan pendidikan di lingkungan Dirjen Pendis wajib untuk mentaati ketetapan tersebut.

2. Transparansi

Dalam pelaksanaannya, kegiatan PPDB madrasah ini bersifat terbuka dan baik proses maupun hasilnya dapat diketahui oleh masyarakat luas, termasuk di dalamnya orang tua calon peserta didik.

Asas transparansi dimaksudkan agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan selama pelaksanaan kegiatan PPDB yang mungkin saja dapat terjadi.

3. Akuntabilitas

Asas akuntabilitas dalam PPDB madrasah menuntut kegiatan PPDB yang dalam proses pelaksanaannya, termasuk prosedur dan hasilnya bertanggung jawab.

4. Tidak Diskriminatif

Kondisi sosial ekonomi, golongan, suku, ras, agama tidak boleh menjadi pembeda pada saat pelaksanaan PPDB madrasah. Seluruh calon peserta didik memiliki kedudukan dan hak yang sama.

5. Kompetitif

Seleksi berdasarkan kompetensi menjadi satu-satunya persyaratan satuan pendidikan pada saat pelaksanaan PPDB madrasah tahun 2021.

juknis ppdb madrasah tahun 2021

Syarat Pelaksanaan PPDB Madrasah Tahun 2021/2022

1. Syarat Pendaftaran PPDB Tingkat RA

Untuk calon peserta didik baru pada jenjang RA, persyaratan yang harus terpenuhi pada pendaftaran PPDB mencakup 2 butir sebagai berikut.

a. berusia 4 (empat) tahun sampai dengan 5 (lima) tahun untuk kelompok A; dan

b. berusia 5 (lima) tahun sampai dengan 6 (enam) tahun untuk kelompok B

Kedua persyaratan tersebut dibuktikan dengan akta kelahiran atau surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang).

2. Persyaratan PPDB Tingkat Madrasah lbtidaiyah (MI)

Sementara itu, persyaratan calon peserta didik baru kelas 1 (satu) MI adalah :

a. Calon peserta didik baru yang berusia 7 (tujuh) tahun wajib diterima sebagai peserta didik dengan mempertimbangkan batas daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar yang ditetapkan; dan

b. Calon peserta didik baru berusia paling rendah 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan dapat diterima dengan mempertimbangkan batas daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar yang ditetapkan.

c. Calon peserta didik yang berusia kurang dari 6 (enam) tahun yang memiliki kecerdasan istimewa/bakat istimewa, atau kesiapan belajar dapat diterima yang dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional.

Dalam hal psikolog profesional tidak tersedia, maka rekomendasi dapat dilakukan oleh guru Sekolah/ Madrasah.

d. Calon peserta didik yang di maksud pada pain a, b dan c di atas tidak diperkenankan diseleksi melalui tes akademik atau Calistung.

3. Persyaratan PPDB Tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Sedangkan persyaratan calon peserta didik baru kelas 7 (tujuh) MTs:

a. berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan; dan

b. memiliki ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) MI/SD / Program Paket A/Program Pendidikan Kesetaraan Pada Pondok Pesantren Salafiyah Tingkat Ula atau bentuk lain yang sederajat.

Bagi peserta didik yang berkebutuhan khusus dapat diterima pada MTs yang menyelenggarakan program pendidikan inklusif tanpa harus mempertimbangkan faktor usia.

c. Khusus bagi calon peserta didik baru baik warga negara Indonesia atau warga negara asing untuk kelas 7 (tujuh) yang berasal dari Sekolah di luar negeri wajib mendapatkan Surat Keterangan Kesetaraan Ijazah dari Kementerian Agama atau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

4. Persyaratan PPDB Tingkat MA dan MAK

Adapun persyaratan calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) MA dan MAK:

a. berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan; dan

b. memiliki ijazah/ STTB MTs/SMP/ Program Paket B/Program Pendidikan Kesetaraan Pada Pondok Pesantren Salafiyah Tingkat Wustha atau bentuk lain yang sederajat; dan

c. khusus bagi calon peserta didik baru baik warga negara Indonesia atau warga negara asing untuk kelas 10 (sepuluh) yang berasal dari Sekolah di luar negeri wajib mendapatkan Surat Keterangan Kesetaraan Ijazah dari Kementerian Agama atau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Persyaratan usia sebagaimana tersebut dengan akta kelahiran atau surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dan dilegalisir oleh pejabat yang berwenang sesuai dengan domisili calon peserta didik.

Jadwal Pelaksanaan PPDB Madrasah Tahun 2021

Bagi Anda yang membutuhkan jadwal pelaksanaan PPDB madrasah tahun 2021, berikut admin sajikan selengkapnya.

a. RA: Mei sampai dengan Juli 2021

b. MI Negeri dan Swasta: Mei sampai dengan Juli 2021

c.MTs Negeri dan Swasta: Mei sampai dengan Juli 2021

d. MA Program Keterampilan Negeri dan Swasta: Mei sampai dengan Juli 2021

e. MA Reguler Negeri dan Swasta: Mei sampai dengan Juli 2021

f. MI, MTs, MA Negeri dan Swasta Berasrama: Maret sampai dengan Mei 2021

g. MAN IC, MAN PK, MAKN: Januari sampai dengan Maret 2021

Perlu menjadi perhatian, bahwa biaya yang timbul saat pelaksanaan PPDB madrasah dan daftar ulang pada satuan pendidikan yang negeri menjadi bagian anggaran BOS atau BOP sebagaimana tercantum dalam anggaran DIPA tahun anggaran 2021.

Sedangkan pembiayaan proses PPDB madrasah dan daftar ulang pada satuan pendidikan swasta tidak boleh menjadi pungutan dari peserta didik.

Petunjuk Teknis atau Juknis PPDB Madrasah Tahun 2021


Baca Juga:  

Selengkapnya tentang petunjuk teknis atau juknis PPDB Madrasah tahun 2021 dapat diunduh DI SINI.

Demikianlah informasi mengenai petunjuk teknis atau juknis PPDB madrasah tahun 2021.

Terima kasih dan semoga bermanfaat.