Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi HOTS sebagai Transfer of Knowledge

Blogdope.com – Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi HOTS sebagai Transfer of Knowledge

Pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi HOTS (higher order of thinking skill) merupakan bentuk kegiatan pembelajaran dengan melibatkan tiga aspek berpikir tingkat tinggi.

Ketiga aspek keterampilan berpikir tingkat tinggi HOTS (higher order of thinking skill) tersebut terdiri atas:

(1) keterampilan berpikir tingkat tinggi HOTS (higher order of thinking skill) sebagai transfer of knowledge,

(2) keterampilan berpikir tingkat tinggi HOTS (higher order of thinking skill) sebagai critical and creative thingking, dan

(3) keterampilan berpikir tingkat tinggi HOTS (higher order of thinking skill) sebagai problem solving.

Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi HOTS sebagai Transfer of Knowledge

Penerapan aspek keterampilan berpikir tingkat tinggi HOTS (higher order of thinking skill) sebagai transfer of knowledge dalam kegiatan pembelajaran menjadi sangat penting karena diharapkan dapat menyatukan kemampuan berpikir sesuai ranah kognitif, afektif, dan psikomotor.

  1. Ranah Kognitif

Cakupan ranah kognitif adalah kemampuan peserta didik dalam melakukan pengulangan atau menyatakan kembali konsep dan/atau prinsip yang telah dipelajari dalam proses pembelajaran yang telah diperolehnya.

BACA JUGA :   Model-model Penelitian Tindakan Kelas/PTK (Classroom Action Research) beserta Pola dan Tahapan-tahapannya

Proses penerapan keterampilan berpikir tingkat tinggi HOTS (higher order of thinking skill) utamanya dalam aspek ranah kognitif erat kaitannya dengan kemampuan berpikir, kompetensi pengembangan pengetahuan, pengenalan, pemahaman, konseptualisasi, penentuan, dan juga penalaran.

BACA JUGA :

  • Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi sebagai Critical and Creative Thinking
  • Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi HOTS sebagai Problem Solving

Menurut Bloom, tujuan pelaksanaan pembelajaran para ranah kognitif merupakan penerapan enam tingkatan sebagaimana dalam taksonomi Bloom (Bloom’s Taxonomy) dimulai dari jenjang paling rendah sampai dengan jenjang yang paling tinggi.

taksonomi bloomGambar: Taksonomi Bloom (Bloom’s Taxonomy)

Dalam Taksonomi Bloom (Bloom’s Taxonomy), keterampilan berpikir dikategorikan ke dalam enam tingkatan. Keenam tingkatan keterampilan berpikir tersebut disusun dimulai dari jenjang paling rendah sampai dengan jenjang yang paling tinggi.

Adapun urutan tingkatan keterampilan berpikir menurut Bloom dalam Taksonomi Bloom (Bloom’s Taxonomy) dimulai dari pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan evaluasi.

Keenam tingkatan keterampilan berpikir tersebut dibagi ke dalam tiga ranah, yaitu ranah kognitif (pengetahuan), ranah afektif (sikap dan perasaan), dan ranah psikomotorik (keterampilan).

BACA JUGA :   Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PjBL)

Anderson dan Krathwohl (2001) merevisi pendapat Bloom dengan membagi ranah kognitif ke dalam dua tingkat, yaitu tingkat rendah dan tingkat tinggi.

Menurut Anderson dan Krathwohl, urutan tingkat berpikir berubah menjadi: 1. Mengingat (remember), 2. Memahami (understand), 3. mengaplikasikan (apply), 4. menganalisis (analyze), 5. Mengevaluasi (evaluate), 6. Mencipta (create).

Proses kegiatan pembelajaran ranah kognitif sebagaimana pendapat Anderson dan Krathwohl selengkapnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Kata Kerja Operasional (KKO) Bloom

Berdasarkan tabel proses kegiatan pembelajaran ranah kognitif di atas, dapat diperoleh beberapa bentuk kata kerja operasional (KKO). Kata Kerja Operasional (KKO) ranah kognitif menurut Bloom dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Ranah Afektif

Ranah afektif dalam penerapan keterampilan berpikir tingkat tinggi HOTS (higher order of thinking skill) sebagai transfer of knowledge erat kaitannya dengan sikap, nilai, perasaan, emosi, serta derajat penerimaan atau penolakan terhadap suatu objek dalam kegiatan pembelajaran.

Berikut disajikan tabel proses ranah afektif dan definisinya.

BACA JUGA :   Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (Higher Order Thinking Skill / HOTS) sebagai Pemecahan Masalah (Problem Solving)

Selanjutnya, terdapat pengkategorian proses ranah afektif ke dalam lima kategori. Untuk lebih lengkapnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Ranah Psikomotor

Keterampilan berpikir tingkat tinggi HOTS (higher order of thinking skill) sebagai transfer of knowledge pada ranah psikomotor menitikberatkan keterampilan dalam melakukan pekerjaan dengan melibatkan anggota tubuh dan berkaitan dengan gerak fisik (motorik).

Gerak fisik (motorik) itu sendiri terdiri atas gerakan refleks, keterampilan pada gerak dasar, perseptual, ketepatan, keterampilan kompleks, ekspresif, dan interperatif.

Proses keterampilan pada ranah psikomotor selengkapnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Dari tabel keterampilan ranah psikomotor di atas dapat diperoleh Kata Kerja Operasional (KKO) sebagaimana tabel berikut.

Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi HOTS sebagai Transfer of Knowledge

Demikian artikel mengenai Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi HOTS (higher order of thinking skill) sebagai Transfer of Knowledge. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *