Kompetensi Keterampilan 4CS

Blogdope.comKompetensi Keterampilan 4CS

Kerangka pembelajaran yang diagihkan pada abad 21 mengenal sebutan kompetensi keterampilan 4CS. Kompetensi keterampilan 4CS ini meliputi Critical Thinking, Communication, Collaboration, Creativity.

Empat bentuk keterampilan ini sangat penting sebagai keterampilan abad 21 (P21) dan perlu diterapkan dalam seluruh aspek pendidikan.

Peta kompetensi keterampilan 4CS selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut ini.

No.Kerangka KompetensiPeta Kompetensi Berpikir Abad 21
1.Critical Thinking and InnovationMenghasilkan, mengembangkan, mengimplementasikan ide-ide secara kreatif baik mandiri aupun berkelompok.
2.CommunicationMengidentifikasi, menganalisis, menginterpretasikan, mengevaluasi bukti, argumentasi, klaim, dan data yang tersaji secara luas melalui pengkajian mendalam, merefleksikan dalam kehidupan sehari-hari.
3.CollaborationMengkomunikasikan ide dan gagasan dengan efektif menggunakan beragam media lisan, tulis dan berbasis teknologi.
4.CreativityBekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah.

Hasil pembelajaran akan meningkat secara signifikan manakala peserta didik terlibat dalam proses pembelajaran.

Keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran dapat berupa pengalaman dunia nyata dan otentik.

BACA JUGA :   Pendekatan Saintifik dalam Kurikulum 2013

Kompetensi keterampilan 4CS dikembangkan atas dasar riset terus menerus untuk menjawab kebutuhan pembelajaran yang dibutuhkan peserta didik.

Kebutuhan pembelajaran peserta didik tentu saja disesuaikan dengan aspek kebutuhan pengembangan seturut era digital.

Perkembangan era digital membutuhkan beragam bentuk keterampilan berpikir. Selengkapnya dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Sedangkan daftar keterampilan berpikir yang dibutuhkan dalam kerangka pembelajaran abad 21 meliputi:

  1. Era literasi digital (digital age literacy), termasuk di dalamnya adalah literasi ilmiah, matematika, teknologi dasar, literasi visual dan informasi.
  2. Berpikir inventif (inventive thinking). Di dalamnya termasuk kemampuan untuk mengelola kompleksitas dan kemampuan beradaptasi, keingintahuan, kreatifitas dan pengambilan resiko, berpikir tingkat tinggi, literasi budaya dan kesadaran global
  3. Komunikasi yang efektif (effective communication), meliputi keterampilan, kolaborasi, dan interpersonal, tanggung jawab pribadi dan sosial, komunikasi interaktif.
  4. Produktivitas tinggi (high productivity), meliputi kemampuan memprioritaskan, merencanakan dan mengelola hasil, penggunaan alat yang efektif, produk yang relevan dan berkualitas tinggi.

Kerangka Konsep Kompetensi Keterampilan 4CS

Penerapan kompetensi keterampilan 4CS bersifat multidisiplin. Hal ini berarti seluruh materi dapat disusun sesuai kerangka keterampilan berpikir abad 21.

BACA JUGA :   Model Pembelajaran Discovery dan Inquiry Learning

Terdapat dua standar tambahan yang ditentukan untuk melengkapi kerangka kompetensi keterampilan 4CS di abad 21 dalam kebijakan kurikulum dan kebijakan pemerintah.

Dua standar ini sudah dikaji secara mendalam berdasarkan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional, Nawacita, dan RPJMN pada jenjang Pendidikan Dasar, Menengah, dan Tinggi.

Kedua standar tersebut meliputi Penguatan Pendidikan Karakter pada Pengembangan Karakter (Character Building) dan Nilai Spiritual (Spiritual Value).

Secara menyeluruh, standar kompetensi keterampilan 4CS di Indonesia dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

No.Kerangka Kompetensi KeterampilanAspek
1.Creativity Thinking and InnovationBerpikir kreatif, bekerja kreatif dalam tim, mengimplementasikan inovasi
2.Critical Thinking and Problem SolvingPenalaran efektif, menggunakan sistem berpikir, membuat penilaian dan keputusan, memecahkan masalah
3.Communication and CollaborationBerkomunikasi dengan jelas, berkolaborasi dengan orang lain
4.Information, Media, and Technology SkillsMengakses dan mengevaluasi informasi, menggunaan dan menata informasi, menganalisis dan menghasilkan media, mengaplikasikan teknologi
5.Life & Career Skills

Character Building: menunjukkan perilaku dan hasrat ingin tahu, jujur, teliti, terbuka, dan hati-hati; menunjukkan penerimaan terhadap nilai moral yang berlaku di masyarakat

Spiritual Values: menghayati konsep ketuhanan melalui ilmu pengetahuan, menginternalisasikan nilai spiritual dalam kehidupan.

BACA JUGA :   Dua Langkah Percepatan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Demikianlah artikel mengenai kompetensi keterampilan 4CS (critical thinking, communication, collaboration, creativity). Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *