Pengertian Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)

blogdope.com – Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PBK) merupakan keniscayaan bagi seorang guru dalam rangka meningkatkan kompetensinya sebagai garda utama pelaksanaan pendidikan. Oleh sebab itu guru perlu memahami pengertian dan implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Pengertian Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan atau disingkat dengan PKB merupakan bentuk pembelajaran bagi guru yang menjadi sarana utama upaya perubahan terkait keberhasilan peserta didik.

Dengan terlaksananya PKB, peserta didik diharapkan dapat mempunyai tingkat pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik, serta mampu menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang materi ajar dan mempratikkannya.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) mencakup beragam cara dan/atau pendekatan dimana guru belajar secara berkesinambungan setelah memperoleh pendidkan dan/atau pelatihan awal karir guru.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) mendorong guru untuk dapat memelihara dan meningkatkan standar kompetensinya secara keseluruhan. Standar kompetensi guru mencakup bidang-bidang yang terkait dengan pekerjaan guru sebagai sebuah profesi.

Diharapkan dengan pelaksanaan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) ini, seorang guru dapat memelihara, meningkatkan, dan memperluas pengetahuan dan keterampilannya, serta membangun kualitas pribadi yang dibutuhkan dalam kehidupan profesionalnya.

Guru yang memiliki kesadaran untuk berusaha memenuhi standar kompetensi profesi guru serta melakukan beragam upaya untuk memperbaharui dan meningkatan kompetnesi profesionalnya menjadi dasar pelaksanaan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dilakukan sepenuhnya dengan komitmen secacra holistik terhadap struktur keteramp,ilan dan kompetensi pribadi guru atau bagian penting dari kompetensi profesional.

Kompetensi profesional guru merupakan sebuah komitmen guru untuk menjadi profesional dengan usaha-usaha untuk memenuhi standar kompetensi profesinya serta usaha untuk terus memperbaharuinya secara berkelanjutan dalam rangka pengembangan profesi guru.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) ibaratnya merupakan kunci optimalisasi kesempatan pengembangan karir guru dimulai dari saat ini sampai dengan masa mendatang.

Kegiatan-kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)

Kegiatan-kegiatan yang diagihkan dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) haruslah mampu mendorong dan mendukung terjadinya perubahan dalam karir guru, khususnya dalam aspek praktik profesi guru.

Secara prinsip, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) mencakup kegiatan-kegiatan, yaitu:

  1. perencanaan,
  2. pelaksanaan,
  3. evaluasi, dan
  4. refleksi

Kegiatan-kegiatan tersebut didesain dengan tujuan untuk meningkatkan karakteristik, pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan.

Ruang lingkup kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) selengkapnya dapat dilihat dalam diagram di bawah ini.   diagram kegiatan PKB

Gambar : Diagram Kegiatan PKB

Kegiatan perencanaan dan refleksi pengalaman belajar guru akan mempercepat pengembangan pengetahuan dan keterampilan guru serta kemajuan bagi karir profesionalnya.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) merupakan bagian penting dari proses pengembangan keprofesionalan guru.

PKB tidak terjadi secara ad-hoc, melainkan melalui pendekatan yang bermula dari perencanaan untuk mencapai standar kompetensi profesi, mempertahankan/menjaga dan mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan perolehan pengetahuan dan keterampilan baru.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) merupakan tanggungjawab guru secara individu sesuai dengan masyarakat pembelajar. Oleh sebab itu sangat penting bagi seorang guru untuk melaksanakan PKB.

Sifat Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)

Agar kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dapat mendukung kebutuhan individu guru dalam meningkatkan upaya dan praktik keprofesionalannya, maka kegiatan-kegiatan dalam PKB haruslah memiliki sifat sebagai berikut:

  1. menjamin kedalaman pengetahuan terkait dengan materi ajar yang diampu;
  2. menyajikan landasan yang kuat tentang metodologi pembelajaran (pedagogik) untuk mata pelajaran tertentu;
  3. menyediakan pengetahuan yang lebih umum tentang proses pembelajaran dan sekolah sebagai institusi di samping pengetahuan terkait materi ajar yang diampu dan metodologi pembelajaran (pedagogik) untuk mata pelajaran tertentu;
  4. mengakar dan merefleksikan penelitian terbaik yang ada dalam bidang pendidikan;
  5. berkontribusi terhadap pengukuran peningkatan keberhasilan peserta didik dalam belajar;
  6. membuat guru terhubung dengan ide-ide dan sumberdaya yang ada secara intelektual;
  7. menyediakan waktu yang cukup, dukungan, dan sumberdaya bagi guru agar mampu menguasai isi materi belajar dan pedagogik serta mengintegrasikannya dalam praktik pembelajaran sehari-hari;
  8. didesain oleh perwakilan dari guru yang akan berpartisipasi dalam kegiatan PKB bekerjasama dengan para ahli di bidangnya;
  9. mencakup beragam bentuk kegiatan termasuk di dalamnya adalah kegiatan yang mungkin belum terpikirkan sebelumnya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan saat itu.

Baca:

Demikian artikel mengenai Pengertian dan Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: