* Pengertian Tekanan Hidrostatis dilengkapi Rumus dan Soal

Pengertian Tekanan Hidrostatis dilengkapi Rumus dan Soal

Blogdope.comPengertian Tekanan Hidrostatis Dilengkapi Rumus dan Soal. Masih ingat dengan materi tentang tekanan?

Di dalam materi tekanan, selain mempelajari tekanan umum kita juga mendapati jenis tekanan yang lain.

Jenis tekanan tersebut meliputi tekanan udara dan tekanan hidrostatis. Pembahasan mengenai tekanan hidrostatis juga masuk ke dalam bagian ilmu tentang Fluida Statis.

Tekanan hidrostatis merupakan bentuk tekanan yang dirasakan suatu benda di dalam zat cair.

Artikel ini selain membahas pengertian tekanan hidrostatis, juga menjabarkan konsep kedalaman suatu benda, serta kemampuan benda dalam zat cair.

Nah, sebelum kita mempelajari lebih dalam tentang tekanan hidrostatis, pastikan Anda sudah subscribe email ke blogdope.com agar tidak ketinggalan update artikel dan informasi terbaru.

tekanan hidrostatis
Ilustrasi Penerapan Konsep Tekanan Hidrostatis dalam Kehidupan

Artikel Terkait : Penjelasan Lengkap Konsep Fluida Statis dan Dinamis Dilengkapi Rumus dan Soal

Apakah yang Dimaksud dengan Tekanan Hidrostatis?

Definisi tekanan hidrostatis adalah tekanan yang diberikan oleh zat cair ke semua arah pada suatu benda akibat adanya gaya gravitasi.

Faktanya, tekanan hidrostatis dapat meningkat. Peningkatan tekanan hidrostatis berbanding lurus dengan bertambahnya kedalaman zat cair.

Ingat, kedalaman diukur dari permukaan zat cair. Bukan dari dasar tempat penampung zat cair.

Faktor yang perlu menjadi titik perhatian dalam tekanan hidrostatis ialah massa jenis zat cair yang mengenai suatu benda.

Misalnya massa jenis zat cair berupa minyak dan air.

Kedua macam zat cair tersebut memiliki massa jenis yang berbeda. Air memiliki massa jenis 1 g/cm2 atau 1000 kg/m2.

Sedangkan massa jenis minyak adalah 0.8 g/c2 atau 800 kg/m2.

Arti Penting Tekanan Hidrostatis dalam Kehidupan

Persamaan tekanan hidrostatis memiliki arti penting dalam beragam bidang kehidupan. Misalnya saja prinsip kerja kapal selam yang banyak digunakan untuk alat pertahanan negara.

Kapal selam dibangun dengan benar-benar memperhatikan persamaan-persamaan dalam tekanan hidrostatis, dan fluida dinamis secara umum.

Pada saat sebuah kapal selam yang berada di permukaan laut akan menuju ke dasar laut, maka kapal tersebut harus menaikkan tekanan hidrostatisnya.

Caranya dengan memasukkan air laut dalam jumlah tertentu ke dalam fasilitas penampung air khusus di dalam kapal selam.

Prinsip yang sama juga berlaku jika kapal selam ingin keluar ke permukaan dari kedalaman air laut. Agar dapat mengapung ke permukaan, maka kapal selam harus menurunkan tekanan hidrostatisnya. Adapun caranya dilakukan dengan membuat air laut yang berada di dalam ruang penyimpanan air.

peran penting tekanan hidrostatis
Contoh Salah Satu Peran Penting Konsep Tekanan Hidrostatis

Baca Juga : Bagaimanakah Bunyi dan Rumus Persamaan Umum Hukum Bernoulli?

Selain pada kapal selam, kita dapat menemukan peran penting prinsip tekanan hidrostatis dalam kegiatan snorkeling atau menyelam.

Perlu kita ketahui bersama, bahwa manusia memiliki indra pendengaran yang sangat sensitif terhadap tekanan yang datang dari luar.

Seorang penyelam harus benar-benar mempertimbangkan besaran tekanan hidrostatis di dalam air laut. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari kerusakan indra pendengaran kita. Dalam hal ini adalah gendang telinga.

Lalu, bagaimana cara menghitung besaran tekanan hidrostatis?

Untuk menghitung berapa besar tekanan hidrostatis suatu benda di dalam zat cair tentu saja menggunakan rumus.

Adapun rumus tekanan hidrostatis dibahas lengkap pada uraian di bawah ini.

Rumus Tekanan Hidrostatis

rumus tekanan hidrostatis
Ilustrasi Rumus Tekanan Hidrostatis

Tekanan hidrostatis terhadap suatu benda di dalam zat cair tertentu dapat dihitung menggunakan rumus berikut.

ph = ρgh

Baca Juga : Pengertian Hukum Pascal Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soal

Dimana:

  • ph = Tekanan Hidrostatis (N/m2 atau Pa) >> 1 atm = 1 Pa
  • ρ = Massa jenis (km/m3)
  • g = Gaya gravitasi (m/s2)
  • h = Kedalaman suatu benda dari permukaan zat cair (m)
  • ph = ρgh + P0
  • p0 = Tekanan udara luar (1 atm atau 76 cm Hg)

Contoh Soal tentang Tekanan Hidrostatis

Soal 1

Sebuah bejana setinggi 70 cm berisi air dengan massa jenis 1000 Kg/m3. Tentukan tekanan hidrostatis pada dasar bejana jika diketahui percepatan gravitasi (g) sebesar 9.8 m/s2.

Pembahasan

Diketahui: h = 70 cm = 0.7 m

g = 9.8 m/s2

p = 1000 Kg/m3

Ditanya : ph…?

Jawab :

ph = p.g.h

= 1000 x 9.8 x 0.7

= 6860 N/m2 atau 6860 Pa

Jadi, besar tekanan hidrostatis pada dasar bejana adalah 6860 N/m2 atau 6860 Pa.

Soal 2

Suatu zat cair memiliki kerapatan 1020 Kg/m3. Tekanan zat cair tersebut akan menjadi 101% dari tekanan permukaan. Tekanan atmosfer yang berlaku = 1.01 x 102 N/m2 pada kedalaman dari permukaan. Percepatan gravitasi yang berlaku adalah 9.8 m/s2.

Pembahasan

Diketahui: p = 1020 Kg/m3

g = 9.8 m/s2

p0 = 1.01 x 105 N/m2

ph = 101% p0

Jawab : ph = ρgh + p0

1.01 x 1.01 105 = 1020 x 9.8 x h + 1.01 105

0.01 105 = 1020 x 9.8 x h

h = 10.004 cm >> 10.0 cm

Artikel Menarik Lainnya:

Nah, itulah pembahasan mengenai pengertian tekanan hidrostatis lengkap dengan rumus dan soal serta pembahasannya.

Admin berharap semoga artikel definisi tekanan hidrostatis tersebut dapat menambah luas wawasan dan pengetahuan Anda.

Pastikan Anda sudah subscribe email ke blogdope.com menggunakan tombol di bawah postingan, agar Anda tidak ketinggalan update artikel terbaru.

Akhirnya, selamat belajar dan semoga sukses.

Terima kasih.

Leave a Reply