Pengertian dan Jenis Variabel dalam Penelitian Sosial

pengertian variabel penelitianBlogdope.com – Pelaksanaan penelitian ilmiah tidak bisa lepas dari variabel penelitian. Variabel penelitian inilah nantinya yang digunakan sebagai tolok ukur uji hipotesis untuk penarikan simpulan. Artikel berikut ini akan membahas pengertian dan jenis variabel penelitian.

Pengertian Variabel Penelitian

Pengertian variabel sama sekali berbeda dengan pengertian konsep. Konsep semata-mata hanyalah istilah khusus yang digunakan dalam penelitian. Lalu bagaimana dengan pengertian variabel itu sendiri?

Variabel dalam penelitian merupakan sebuah konsep yang memiliki nilai yang bervariasi, digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Nilai yang bervariasi memiliki makna bahwa variabel merupakan sesuatu yang terukur dan dapat diukur.

Sebuah penelitian sosial memiliki dua macam variabel. Kedua macam variabel dalam penelitian sosial tersebut mencakup variabel kontinu atau bersambung dan variabel kategorikal.

Variabel kategorikal itu sendiri terbagi menjadi dua macam, yaitu variabel dikotomi dan variabel politomi.

Sementara jenis variabel kontinu atau bersambung adalah variabel yang memiliki kandungan nilai berupa skala.

Penjelasan selengkapnya tentang jenis-jenis variabel dipaparkan pada uraian di bawah ini.

Jenis-jenis Variabel Penelitian

Sebagaimana telah dipaparkan di atas, bahwa variabel penelitian terbagi ke dalam beberapa jenis yang berbeda. Jenis-jenis variabel penelitian selengkapnya adalah sebagai berikut.

  1. Variabel Kontinu. Variabel kontinu atau variabel bersambung merupakan jenis variabel yang memili kandungan nilai berkesinambungan dan terukur. Sebagai contoh adalah umur, pendapatan per kapita, intensitas menggunakan handphone, dan lain-lain).
  2. Variabel Politomi. Variabel Politomi merupakan jenis variabel kategorikal yang dalam penggunaannya membagi responden sebagai sumber data menjadi lebih dari dua buah kategori. Misalnya: jenis pekerjaan, agama, tingkat penghasilan, pendidikan, dan lain-lain).
  3. Variabel Dikotomi. Variabel dikotomi merupakan jenis variabel kategorikal yang menggunakan responden sebagai sumber data dan membaginya menjadi dua buah kategori. Misalkan: jenis kelamin, status perkawinan, pekerjaan, dan lain-lain).
  4. Variabel Kategorikal. Variabel Kategorikal membagi responden sebagai sumber data menjadi dua buah kategori atau lebih.

pengertian variabel penelitian

Dalam penelitian ilmiah, keberadaan variabel penelitian erat kaitannya dengan hipotesis. Sebab, hipotesis penelitian tersusun atas dua atau lebih variabel dan merupakan penggambaran sementara atas simpulan yang selanjutnya akan diuji kebenarannya melalui serangkaian proses penelitian.

Paparan pada tautan di bawah ini akan menguraikan lebih dalam lagi terkait apa dan bagaimana hipotesis penelitian.

(Baca Juga: Pengertian Hipotesis Penelitian dan Jenis-jenisnya)

Seringkali juga dalam penelitian ditemukan istilah variabel bebas dan variabel terikat. Paparan berikut akan menguraikan perbedaan variabel bebas dan terikat beserta contohnya.

Perbedaan Variabel Bebas dan Terikat Beserta Contohnya

Untuk merumuskan hipotesis penelitian, seorang peneliti dapat menggunakan variabel bebas (independent variable) ataupun variabel terikat (dependent variable).

Kedua jenis variabel penelitian tersebut juga dapat difungsikan sebagai alat bantu penyusunan teori dan menjelaskan suatu kejadian atau fenomena yang menjadi objek penelitian.

Lalu dimana perbedaan antara variabel bebas dan variabel terikat?

Perbedaan variabel bebas dan variabel terikat terletak pada hubungan diantara kedua jenis variabel tersebut.

Perbedaan variabel bebas merupakan jenis variabel penelitian yang bersifat mempengaruhi nilai variabel lain, sementara variabel terikat adalah variabel yang nilainya dipengaruhi oleh keberadaan variabel penelitian yang lain.

Untuk membedakan keduanya dalam penelitian juga mudah. Pertama, pembaca perlu mengidentifikasi penelitian mengambil topik apa. Para pembaca juga bisa mengidentifikasi jenis variabel melalui rumusan hipotesis penelitian.

Sebagai contoh penelitian tentang pengaruh status pendidikan terhadap tingkat kepercayaan diri seseorang. Dalam penelitian tersebut yang menjadi variabel beba adalah status pendidikan. Sementara variabel terikatnya adalah tingkat kepercayaan diri.

Hipotesis penelitian juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi manakah yang menjadi variabel bebas dan mana yang menjadi variabel terikat dalam sebuah penelitian.

Kita harus selalu mengingat bahwa hipotesis penelitian selalu disusun dan terdiri atas dua atau lebih variabel penelitian. Hal ini bisa dimaknai bahwa hipotesis merupakan hubungan antara variabel yang bersifat sementara dan memerlukan pengujian lebih lanjut untuk menentukan kebenarannya.

Selanjutnya, paparan di bawah ini akan menjabarkan cara mendeteksi variabel bebas dan variabel terikat melalui rumusan hipotesis penelitian.

Cara Mendeteksi Variabel Bebas dan Variabel Terikat Melalui Hipotesis Penelitian

pengertian variabel penelitianAgar dapat lebih memahami bagaimana cara mendeteksi variabel bebas dan variabel terikat dalam sebuah penelitian melalui rumusan hipotesis, berikut disajikan ilustrasi hipotesis sebuah penelitian.

Hipotesis penelitian tersebut menyatakan bahwa, “Terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat penghasilan dan tingkat stress seseorang”.

Dari hipotesis tersebut, dapat ditarik simpulan bahwa yang menjadi variabel bebas adalah tingkat pendidikan.

Dalam penelitian sosial, seorang peneliti diwajibkan untuk dapat memahami perbedaan antara variabel bebas dan variabel terikat dalam sebuah penelitian. Penelitian sosial baik yang menggunakan pendekatan kuantitatif maupun pendekatan kualitatif selalu melibatkan variabel di dalamnya dan diantara variabel-variabel tersebut pasti ada yang bersifat variabel bebas ataupun variabel terikat.

Demikian artikel mengenai Pengertian Variabel Penelitian dan Jenis-jenisnya. Sekiranya Anda menyukai artikel ini, silahkan berbagi atau share kepada rekan sejawat melalui tautan di bawah artikel.

Baca Juga:

Admin juga mengharapkan komentar dan kritik membangun dari seluruh pembaca, demi meningkatkan kualitas tulisan di dalam blog ini.

Akhirnya, admin berharap semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda semua.

Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: