Perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi IPK Beserta Contohnya

Blogdope.com – Perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi IPK Beserta Contohnya 

Dua buah kemampuan seorang guru sebelum mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran  (RPP) dan kemudian melaksanakan pembelajaran adalah pengembangan indikator dan materi pembelajaran.

Pengembangan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) yang dilakukan oleh guru dapat terbantu bilamana guru terlebih dahulu melakukan analisis terhadap Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Kompetensi Inti (KI), dan Kompetensi Dasar (KD).

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) yang telah dikembangkan oleh guru menjadi dasar penentuan pembelajaran dengan mengintegrasikan nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui kegiatan literasi dan pengembangan keterampilan abad 21 (baca juga: Keterampilan Abad 21).

Terkait dengan dimensi pengetahuan, guru dapat merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) dan dimensi proses kognitif serta indikator keterampilan berkaitan. Tidak hanya keterampilan dalam bertindak, melainkan juga keterampilan berpikir yang mencakup ranah keterampilan abstrak dan konkret.

Perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

Dalam melakukan pengembangan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK), seorang guru harus berpedoman dan memperhatikan hal-hal sebagai berikut.

  1. Menentukan terlebih dahulu proses berpikir yang diharapkan dari peserta didik, sebagai langkah awal pencapaian kompetensi minimal yang terdapat pada Kompetensi Dasar.
  2. Rumusan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) harus menggunakan Kata Kerja Operasional (KKO) yang bisa diukur.
  3. Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) dirumuskan dalam bentuk kalimat yang simpel dan sederhana jelas, serta mudah dipahami.
  4. Perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) tidak menggunakan kata-kata atau istilah yang bermakna ganda (ambigu).
  5. Perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) hanya mengandung satu tindakan.
  6. Perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) juga mesti memperhatikan karakteristik mata pelajaran, potensi, dan kebutuhan peserta didik, sekolah, masyarakat, dan lingkungan atau daerah.

Jenis-Jenis Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu:

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) kunci

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) kunci merupakan bentuk indikator yang sangat memenuhi kriteria UKRK (Urgensi, Keterkaitan, Relevansi, dan Keterpakaian).

Bentuk kompetensi yang menjadi tuntutan dalam Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) kunci merupakan bentuk kompetensi minimal yang terdapat pada setiap Kompetensi Dasar (KD).

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) kunci harus memiliki sasaran yang bisa diukur untuk mengetahui ketercapaian standar minimal dari setiap Kompetensi Dasar (KD).

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) juga harus dinyatakan secara tertulis dalam pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Selain itu Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) kunci juga harus teraktualisasi dalam pelaksanaan proses pembelajaran.

BACA JUGA :   Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi HOTS sebagai Critical and Creative Thinking

Hal ini diharapkan dapat mendukung ketercapaian kompetensi minimal yang harus dikuasai oleh peserta didik berdasarkan tuntutan setiap Kompetensi Dasar (KD) pada mata pelajaran.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) pendukung

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) pendukung memiliki tujuan agar peserta didik dapat memahami butir Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) kunci.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) pendukung juga disebut dengan istilah indikator prasyarat, karena mensyaratkan penguasaan materi yang telah dipelajari sebelumnya oleh peserta didik sehubungan dengan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) kunci yang dipelajari.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) pengayaan

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) pengayaan menuntut pencapaian kompetensi yang lebih daripada tuntutan kompetensi pada standar minimal setiap Kompetensi Dasar (KD).

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) pengayaan tidak harus selalu ada. Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) pengayaan dirumuskan bilamana terdapat potensi peserta didik memiliki kompetensi yang lebih tinggi daripada kompetensi minimal dan memerlukan peningkatan dari standar minimal Kompetensi Dasar (KD).

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) kunci selayaknya menjadi titik perhatian bagi guru dalam melaksanakan proses penilaian. Hal ini disebabkan karena Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) kunci-lah yang menjadi satu-satunya tolok ukur ketercapaian kompetensi minimal peserta didik berdasarkan Kompetensi Dasar (KD).

Simpulan yang dapat diambil adalah Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) kunci merupakan indikator yang harus diujikan untuk memperoleh nilai kepada peserta didik.

Di sisi lain, dalam melakukan penilaian Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) pendukung dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) pengayaan dapat disesuaikan dengan tingkat kebutuhan pemahaman peserta didik terhadap Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) kunci.

Contoh Perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

Berikut disajikan beberapa contoh perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) untuk beberapa mata pelajaran di jenjang pendidikan yang berbeda.

A. Perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) pada Jenjang SD Kelas IV

Bahasa Indonesia

Kompetensi Dasar Pengetahuan :

3.7 Menguraikan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Kunci :

Menguraikan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Pendukung:

1. Mengidentifikasi kalimat utama paragraf pada teks nonfiksi.

BACA JUGA :   Inilah Tiga Model Pembelajaran Berorientasi HOTS pada Kurikulum 2013

2. Mengidentifikasi kalimat penjelas paragraf pada teks nonfiksi.

3. Menggali konsep-konsep (informasi penting) paragraf pada teks nonfiksi.

4. Menghubungkan konsep-konsep (informasi penting) yang saling berkaitan pada teks nonfiksi.

5. Menelaah konsep-konsep (informasi penting) yang saling berkaitan pada teks nonfiksi.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Pengayaan : (Tidak Wajib)

Kompetensi Dasar Keterampilan :

4.7 Menyajikan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi ke dalam tulisan dengan bahasa sendiri.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Kunci:

Menyajikan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi ke dalam tulisan dengan bahasa sendiri.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Pendukung:

1. Mengumpulkan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi ke dalam tulisan dengan bahasa sendiri.

2. Mengoreksi konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi ke dalam tulisan dengan bahasa sendiri.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Pengayaan: (Tidak Wajib)

Materi :

Teks Eksposisi;

1. Kalimat utama paragraf.

2. Kalimat penjelas.

3. Informasi penting paragraf.

4. Ide pokok teks eksposisi.

B. Perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) pada Jenjang SMP Mata Pelajaran PJOK Kelas VII

Kompetensi Dasar Pengetahuan :

3.1 Memahami gerak spesifik dalam berbagai permainan bola besar sederhana dan atau tradisional*)

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Kunci :

1. Menjelaskan gerak spesifik bola voli.

2. Menjelaskan gerak spesifik sepak bola.

3. Menjelaskan gerak spesifik bola basket.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Pendukung :

1. Menunjukkan gerak spesifik bola voli.

2. Menunjukkan gerak spesifik sepak bola.

3. Menunjukkan gerak spesifik bola basket.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Pengayaan :

1. Menyimulasikan gerak spesifik bola voli.

2. Menyimulasikan gerak spesifik sepak bola.

3. Menyimulasikan gerak spesifik bola basket

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Keterampilan

4.1 Mempraktikkan gerak spesifik dalam berbagai permainan bola besar sederhana dan/atau tradisional.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Kunci :

1. Mempraktikkan gerak spesifik bola voli.

2. Mempraktikkan gerak spesifik sepak bola.

3. Mempraktikkan gerak spesifik bola basket

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Pendukung :

1. Mengikuti gerak spesifik bola voli.

2. Melatih gerak spesifik bola voli.

3. Mengikuti gerak spesifik sepak bola.

4. Melatih gerak spesifik sepak bola.

5. Mengikuti gerak spesifik bola basket.

6. Melatih gerak spesifik bola basket.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Pengayaan : Tidak Wajib

BACA JUGA :   Penerapan Pendekatan Saintifik 5M dalam Pembelajaran Berbasis Kurikulum 2013

Materi :

Gerak spesifik permainan bola besar:

1. Bola voli.

2. Sepak bola.

3. Bola basket.

C. Perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) pada Jenjang SMA Mata Pelajaran Kimia Kelas XII

Kompetensi Dasar Pengetahuan

3.4. Menganalisis proses yang terjadi dalam sel Volta dan menjelaskan kegunaannya.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Kunci :

1. Menganalisis kespontanan.

2. Menganalisis bagan sel volta.

3. Menganalisis reaksi sel volta.

4. Menganalisis beda potensial (Eo) sel volta.

5. Menganalisis deret volta.

6. Menjelaskan kegunaannya

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Pendukung :

1. Menjelaskan kespontanan reaksi.

2. Menentukan kespontanan reaksi.

3. Menjelaskan bagan sel volta.

4. Menentukan bagan sel volta.

5. Menjelaskan reaksi sel volta.

6. Menentukan reaksi sel volta.

7. Menjelaskan beda potensial (Eo) sel volta.

8. Menentukan beda potensial (Eo) sel volta.

9. Menjelaskan deret volta.

10. Menentukan deret volta.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Pengayaan :

Menjelaskan aplikasi sel volta dalam kehidupan sehari-hari dengan studi literatur.

Kompetensi Dasar Keterampilan

4.4. Merancang sel volta dengan menggunakan bahan di sekitar.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Kunci :

Merancang sel volta dengan menggunakan bahan sekitar.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Pendukung :

1. Membedakan kespontanan reaksi.

2. Merancang bagan sel volta.

3. Menunjukkan reaksi sel volta.

4. Menentukan beda potensial (Eo) sel volta.

5. Merumuskan deret volta.

7. Menunjukkan bahan-bahan yang ada di sekitar untuk merancang sel volta.

8. Menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar untuk merancang sel volta.

9. Mempraktekan bahan-bahan yang ada di sekitar untuk merancang sel volta.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Pengayaan :

Memaparkan hasil rancangan sel volta dengan bahan di sekitar dengan menggunakan poster.

Materi :

Sel Volta

1. Kespontanan Reaksi

2. Bagan sel volta

3. Reaksi sel volta

4. Potensial sel Deret volta

Demikian artikel mengenai Perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi IPK beserta contohnya. Semoga bermanfaat.

Sumber: Buku Pegangan Pembelajaran HOTS 2019, Dirjen GTK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *