* Waspada! Kematian Mendadak Akibat Aritmia Jantung - BlogDope.com

Waspada! Kematian Mendadak Akibat Aritmia Jantung

Blogdope.comWaspada! Kematian Mendadak Akibat Aritmia Jantung. Kematian mendadak seringkali terjadi pada manusia di sekitar kita. Tak memandang usia, jenis kelamin, status, jabatan, dan sebagainya.

Pola hidup tidak sehat yang menjadi salah satu indikator gaya hidup modern ditengarai dapat memicu beragam penyakit yang berujung kematian.

Aritmia, Gangguan Irama Denyut Jantung Pemicu Kematian Mendadak

Banyak sekali faktor yang bisa memicu terjadinya kematian mendadak pada manusia. Serangan jantung menjadi yang terdepan. Latar belakang terjadinya serangan jantung pun beragam.

Salah satunya adalah aritmia.

Aritmia jantung tak pelak menempati posisi pertama terduga penyebab terjadinya kematian mendadak.

Mari kita mengenal lebih dalam lagi tentang aritmia jantung.

aritmia jantung
Aritmia, Gangguan Irama Denyut Jantung Pemicu Kematian Mendadak

Baca : Penting! Hindari Mandi pada Jam-jam Ini Agar Jantung Anda Menjadi Sehat

Pengertian Aritmia dan Gejala-gejalanya

Kita lebih sering mengenal aritmia dengan jantung berdebar. Sebenarnya, aritmia merupakan salah satu bentuk gangguan irama atau denyut jantung manusia.

Gangguan yang terjadi pada irama jantung ini dapat mengakibatkan detak jantung menjadi lebih lambat dibandingkan kondisi normal. Atau bisa juga malah sebaliknya.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang irama detak jantung, silahkan baca kembali Struktur Jantung Manusia.

Detak jantung dapat menjadi lebih cepat dari kondisi normal.

Kedua kondisi gangguan irama jantung manusia itu sama-sama berpotensi besar untuk memicu terjadinya kematian mendadak.

Penyebab terjadinya gangguan detak jantung dipicu oleh berkurangnya produksi rangsang atau impuls. Selain itu juga berasal dari tidak normalnya impuls yang menuju otot jantung.

Baca Juga:  Kenali 12 Fakta Unik Jantung Manusia Agar Tidak Terjadi ...

Karakteristik otot jantung (myocardium) serupa bentuk otot lurik, yakni berinti di tengah. Otot lurik adalah otot pada rangka manusia.

Pergerakan jenis otot ini selalu berada di bawah kesadaran kita. Artinya, otot bergerak tanpa adanya pengaruh dari otak atau saraf pusat. Kemampuan kontraksi jenis otot ini tergolong lambat.

Otot-otot yang terdapat pada jantung bergerak secara tidak sadar atau involunter. Involunter adalah pegerakan otot jantung yang terus menerus untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Ketika terjadi kondisi otot jantung berhenti bergerak, seara otomatis manusia mengalami periode kematian.

Jantung berdebar seringkali dianggap sebagai sebuah fenomena yang biasa.

anatomi otot jantung
Anatomi Otot Jantung, Pahami Agar Jantung Tetap Sehat

Faktanya, jantung berdebar merupakan salah satu gejala aritmia yang tidak boleh kita sepelekan. Karena jika gejala ini kita abaikan, akibatnya dapat berubah menjadi sangat fatal.

Aritmia dengan gejala ringan ditandai dengan munculnya rasa berdebar, kepala pusing, dan tubuh sempoyongan pada saat berjalan.

Sedangkan gejala berat akibat aritmia misalnya terjadinya serangan stroke dan kematian mendadak. Tindakan deteksi dini terhadap aritmia dan gejalanya dapat meminimalisir resiko-resiko tersebut.

Hindari Kebiasaan Buruk untuk Mencegah Aritmia

Pola hidup tidak sehat lagi-lagi menjadi tersangka munculnya aritmia. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk mengenali kebiasaan-kebiasaan tidak sehat.

Berikut admin sarikan beberapa kebiasaan buruk yang dapat menimbulkan aritmia, diambil dari beragam sumber.

1. Jauhi kebiasaan untuk mengkonsumsi alkohon dan minuman keras lainnya.

2. Berhati-hati dalam menggunakan obat-obatan terlarang. Jenis obat-obatan ini dapat memicu munculnya jantung berdebar. Konsumsi obat harus tetap direkomendasikan oleh dokter.

3. Hindari mengkonsumsi zat kafein yang berlebihan. Misalnya seperti yang terdapat pada kopi.

Baca Juga:  Penting! Hindari Mandi pada Jam-jam Ini Agar Jantung Anda Menjadi Sehat

4. Sebisa mungkin menhindari makanan dengan kandungan kolesterol tinggi. Tingginya kandungan kolesterol dalam darah dapat menyebabkan hipertensi (tekanan darah tinggi).

5. Terlalu banyak mengkonsumsi gula. Konsumsi gula yang berlebihan merupakan pembangkit utama kadar gula dalam darah (glukosa).

6. Obesitas atau kegemukan pada tubuh. Inilah pentingnya bagi kita untuk selalu menjaga berat badan.

7. Kebiasaan merokok yang memicu ketergantungan terhadap rokok.

8. Stress yang berlebihan dan berujung pada terjadinya depresi.

9. Tidak seimbangnya kadar elektrolit dalam tubuh.

10. Pemakaian obat-obatan untuk menjaga berat badan pada saat diet.

Nah, itulah ulasan tentang aritmia penyebab kematian mendadak pada manusia. Meskipun kematian tetap saja menjadi rahasia Tuhan YME, tetapi kewajiban kita untuk menjaga hidup sebaik-baiknya.

Tetap jalani pola hidup sehat, makan makanan yang bergizi, teratur berolahraga, dan cukupi kebutuhan istirahat kita.

Artikel Penting Lainnya:

Akhirnya, admin berharap semoga paparan tentang penyebab kematian mendadak oleh aritmia di atas dapat menambah luas pengetahuan dan wawasan Anda.

Terima kasih.

Leave a Reply

%d bloggers like this: